Waspada Campak, Dinkes Bondowoso Catat 6 Kasus Positif Sepanjang 2025
Sepanjang tahun 2025 ini di Bondowoso ada 21 kasus terduga campak, 6 diantaranya hasil laboratorium menunjukkan hasil positif campak.
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Sudarma Adi
Poin Penting:
- Imunisasi: Imunisasi menjadi prioritas utama karena dinilai efektif mencegah komplikasi serius akibat campak. Program imunisasi lanjutan telah gencar dilakukan di berbagai sekolah.
- Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG): Dinkes juga mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis di sekolah-sekolah untuk mendeteksi dini gejala campak pada siswa, seperti demam.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sinca Ari Pangistu
TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Sepanjang tahun 2025 ini di Bondowoso ada 21 kasus terduga campak, 6 diantaranya hasil laboratorium menunjukkan hasil positif campak.
Jumlah ini diklaim masih dalam batas wajar.
Meski begitu, Dinas Kesehatan Bondowoso menegaskan tetap mewaspadai penyakit campak ini. Karena, tak hanya menyerang anak-anak. Namun bisa juga orang dewasa.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Mohammad Jasin mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya preventif. Mulai dari imunisasi hingga pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) pada siswa.
Baca juga: Sebut Bukan Kenaikan Pajak Kendaraan, UPT PPD Bondowoso Jelaskan Skema Opsen Sharing
Dijelaskannya, untuk upaya imunisasi lanjutan telah dilakukan ke sekolah-sekolah. Karena, dengan imunisasi ini bisa mencegah komplikasi yang lebih besar, jika ada yang terpapar.
" Campaknya sendiri nggak bahaya, tapi komplikasinya yang bahaya, " tuturnya, Kamis (28/8/2025).
Di samping itu, dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis di sekolah-sekolah, pemeriksaan dilakukan di seluruh badan. Jika siswa mengalami demam maka mendapatkan ijin dari pihak sekolah.
" Kalau Campak ini kan termasuk di imunisasi dasar lengkap. Jadi umur satu tahun harus tersuntik imunisasi Campak itu, " lanjutnya.
Baca juga: Suami di Bondowoso Tembak Leher Diduga Selingkuhan Istri Pakai Senapan Angin
Upaya pencegahan dan kontrol aktif melalui vaksinasi dan edukasi kesehatan masyarakat menjadi langkah penting yang perlu diprioritaskan untuk mengurangi risiko penularan yang lebih luas.
Seperti diketahui kenjadian luar biasa (KLB) campak terjadi di Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Sosok Yuda Heru, Dokter Hewan Produksi Sekretom Ilegal untuk Manusia, Dosen UGM Dinonaktifkan |
![]() |
---|
Pemkab Pasuruan Mulai Terapkan Pengolahan Sampah Insinerator Tahun ini, Pandaan Jadi Pilot Project |
![]() |
---|
Sering Bolos Ngajar, Guru SD Ternyata Jahit Baju di Rumah, Ortu Ngeluh Siswa Telantar |
![]() |
---|
Desa di Tulungagung ini Punya Sekolah Setingkat SMA Terbanyak di Indonesia |
![]() |
---|
Sosok Travis Kelce Lamar Taylor Swift dengan Cincin Rp9 M, Calon Istrinya Perempuan Terkaya di Dunia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.