Hangatkan Sisa Makanan, Warung Gado-Gado di Lamongan Malah Ludes Terbakar

Warung gado-Gado di Lamongan ini malah ludes terbakar gara-gara menghangatkan sisa makanan.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM/IST
Ilustrasi kebakaran rumah. 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Gara-gara lupa mematikan kompor gas untuk menghangatkan sisa makanan tersisa, warung milik Sapuan (60) warga Dlanggu, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan ludes terbakar, Selasa (28/8/2018) pukul 23.00 WIB.

Untungnya api berhasil dikuasai sehingga tidak sampai merambat ke rumah lainnya di desa yang padat perumahan ini.

Warung gado-gado dan es campur milik Sapuan yang ada di bahu jalan desa dengan memanfaatkan sebagian rumahnya ini tak sampai ludes.

Namun warung tempatnya berjualan itu sebagian besar terbakar. Beberapa isi warung ikut ludes.

Terungkap, sebelum kejadian, Selasa malam sekitar pukul 22.30 WIB Sapuan, pemilik warung gado-gado menutup warungnya.

Sebelum menutup warung, korban menyalakan kompor elpiji untuk menghangatkan masakan yang belum tidak laku terjual.

Kompor gas elpiji di emperan warung ukuran 2 meter X 5 meter yang digunakan sebagai dapur warung.

Belum usai memenasi makanan, korban merasakan kantuk yang tidak mampu lagi ditahan. Sapuan langsung tertidur, tanpa mematikan kompor.

Sekira pukul 23.00 WIB, ada pengguna jalan yang melintas di depan warung korban dan mendapati api mulai membakar warung korban.

Saksi Si'in reflek berteriak memberitahukan ada kebakaran."Kobongan, kobongan (kebakaran, kebakaran, red)," teriak Si'in.

Teriakan Si'in didengar korban dan langsung terbangun. Sapuan berlari keluar menuju jalan depan rumahnya.

Saat Sapuan di jalan depan warungnya, sudah banyak warga berdatangan dan mendapati dapur warung miliknya terbakar.

Selanjurnya Sapuan dibantu dengan warga langsung membuka dapur untuk memadamkan api.

Belandar, usuk dan reng atau atap warung terbakar habis, dibantu warga memadamkan api tersebut dengan air tandon.

Sebagian warga menghubungi petugas PMK. Sesaat kemudian 1 truk tangki tiba di lokasi dan langsung melakukan pembasahan atau pendinginan di sekitar dapur yang terbakar.

Akibat kejadian ini, Sapuan mengalam kerugian lebih sekitar Rp 2 juta. (Surya/Hanif Manshuri)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved