TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tiga Rusunawa Surabaya yang saat ini hendak dimulai pengerjaannya itu bertarif sangat murah.
Lebih murah dari sewa kos termurah sekalipun. Namun fasilitasnya mirip apartemen lengkap dengan fasilitas penunjang.
Kepala Dinas Pengelolaan Tanah dan Bangunan (DPTB) Kota Surabaya Maria Ekawati Rahayu menuturkan bahwa penentuan harga sewa Rusunawa itu besarkan Peraturan Wali Kota (Perwali). Yang menempati lantai paling bawah relatif lebih mahal ketimbang lantai di atasnya.
• Pemkot Bangun Rusunawa Mewah bak Apartemen Khusus Warga Surabaya yang Penghasilannya di Bawah UMK
• Melanggar Izin Lingkungan, Pemkot Surabaya Ajukan Permohonan Pembubaran Pengelola TRS ke Kejari
"Untuk tiga Rusunawa baru nanti tarif sewanya tifak lebih dari Rp 100.000 per Bulak untuk lantai satu. Untuk lantai 2 dan seterusnya lebih murah selisih Rp 10.000" terang Kepala DPTB Yayuk kepada surya, Kamis (18/4/2019).
Namun tidak semua warga bisa menempatinya karena Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan memprioritaskan bagi warganya yang berpenghasilan di bawah UMK.
Mereka warga bar-KTP Surabaya yang belum memiliki rumah dengan penghasilan rendah akan menempati Rusunawa serasa apartemen tersebut. Mereka juga harus mengajukan ke Pemkot Surabaya melalui kelurahan.
Saat ini, Pemkot Surabaya sudah memiliki 20 Rusunawa yang diperuntukkan bagi warga kota ini. Tersebar di semua wilayah Surabaya. Bahkan ada Rusunawa yang berlokasi di tengah kota di Jl Urip Sumohardjo, yakni Rusunawa Urip Sumohardjo.
Namun tarif Rusunawa ini sedikit lebih mahal yakni Rp 105.000 per bulan untuk lantai 1. Lantai di atasnya selisih Rp 10.000 lebih murah. Sesuai regulasi memang lantai dasar tarifnya selisih lebih mahal.
• TIPS CANTIK HARI INI - Rahasia Tuntaskan Jerawat Punggung yang Membandel, Bisa Pakai Lemon
• TIPS CANTIK HARI INI - Jangan Makan Kacang Nanti Jerawatan! Mitos atau Fakta? Simak Penjelasannya
Rusunawa yang tarifnya persis di bawah Rusunawa Urip adalah Rusunawa Tambak Wedi di dekat Suramadu. Besaran tarif per bulan Lantai 1 di Rusunawa ini Rp 99.000. Kemudian berkurang Rp 10.000 untuk lantia di atasnya.
Persis di bawah Tambak Wedi adalah Rusunawa Bandarejo, Dukuh Menanggal, dan Gunung Anyar yang tarif lantai 1 di kisaran Rp 80.000-Rp 90.000-an.
Namun ada juga Rusunawa yang tarif sebulan Rp 40.000 per bulan. Yakni Rusunawa Sombo, Dupak Bangunrejo, dan Penjaringansari.
"Nanti tarif sewa Rusunawa baru juga tidak berbeda jauh dengan tarif sewa yang saat berlaku di Rusunawa lama sat ini. Sifatnya memang melayani hak dasar warga akan tempat tinggal layak," kata Yayuk.
Pemkot Surabaya tengah menyiapkan tiga gedung rumah susun sewa (Rusunawa) baru dengan kenyamanan mirip apartmen. Semua bangunan akan dimodel seperti apartemen lengkap dengan fasilitas parkir luas dan fasilitas umum lainnya.
Ada mushala, ruang baca, taman, hingga internet corner. Ada juga semacam minimarket dari koperasi yang melayani para penghuni. Tentu harga di koperasi ini lebih murah. Siapa pun warga Surabaya berhak atas rusun mirip apartemen itu.
"Memang design tiga Rusunawa baru besok boleh lah dibilang mirip apartemen. Tarifnya juga murah. Namun Urusan tarif bukan bidang kami," kata Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Surabaya Mochamad Taufik Siswanto.