Lima bulan lalu anak pertamanya dari PR, istri yang dijajakannya itu, lahir secara operasi sesar.
Guna menutupi pembayaran operasi tersebut, NH mengaku meminjam uang dari seorang rekannya senilai Rp 8 juta.
Untuk melunasi itu, NH yang tak lagi bekerja sebagai buruh, akhirnya berinisatif untuk memulai bisnis esek-esek yang melibatkan istrinya.
• Pria Asal Bulukumba Dilaporkan Istri Sah ke Polisi, Diduga Berselingkuh dengan Adik Kandung Sendiri
NH melunasi hutang Rp 8 juta itu menggunakan uang hasil esek-esek secara mengangsur.
"Utang ke orang dan sekarang tinggal Rp 1 Juta aja," tutur NH.
Saat ditanya perihal paksaan yang dilakukannya terhadap sang istri untuk melancarkan bisnis tersebut.
Hidayat mengungkapkan, istrinya tidak merasa terpaksa, karena sejak awal sudah terjadi kesepakatan.
"Tidak ada paksaan ini karena kesepakatan," tandasnya.