"Negara harus hadir untuk menyelesaikan dan menjalankan fungsi yang dimiliki, jangan lepas tangan dan cuci tangan," paparnya.
Harits juga tidak yakin sebanyak 660 WNI itu semuanya sebagai kombatan ISIS.
Haris menambahkan. ISIS adalah kelompok, bukan Negara. Maka yang terpenting adalah pendekatan kemanusiaan dan aspek keamanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Meraka adalah keluarga besar Indonesia, sebelum melakukan kesalahan," katanya.
Penulis : Hanif Manshuri
Editor : Sudarma Adi