TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Bayi mungil berusia 1 tahun di Gresik dinyatakan sembuh dari positif virus Corona ( Covid-19 ).
Bayi berinisial MY ini berhasil sembuh setelah sang ibu merawatnya dengan tuntunan dari dokter tanpa bertatap muka.
Perjalanan sang bayi sembuh Covid-19 ini , tak lepas dari peran sang ibu yang enggan disebutkan namanya.
• Ziarah ke Makam Didi Kempot di Ngawi, Yan Vellia Tak Singgah ke Rumah Saputri: Nanti Setelah 40 Hari
• Masih Ingat Purie Andriani Eks Dewi Dewi? Nikahi Dokter Kandungan, Kini Penampilan Berubah Drastis
Dia mengaku bermodalkan rasa optimistis, bayi yang baru dilahirkannya pada tahun lalu bisa sembuh dari virus asal Tiongkok ini.
Menurutnya, ada sisi baik yang bisa diambil setelah menyembuhkan anaknya dari Covid-19. Gaya hidup lebih teratur dan selalu mementingkan protokol kesehatan terutama rajin cuci tangan.
Ibu MY mengatakan, buah hatinya itu awalnya tepapar Covid-19 dari kakeknya yang akan berangkat ke rumah sakit karena menderita sakit diabetes.
• PT Pos Indonesia Salurkan Bantuan Sosial Tunai ke Warga Giliyang Sumenep, Bantuan 2 Tahap Jadi Satu
• Di Tukang Ojek Pengkolan Manja, Clara Kaizer Pemeran Bunga Ternyata Mandiri, Punya Bisnis Pempek
"Sebelum berangkat sempat salaman, memegang pipi MY. Ternyata sampai rumah sakit kakek positif Covid-19," kata dia, Sabtu (13/6/2020).
Hal ini sempat membuatnya kaget bukan main. Karena ibu MY bersama suami dan buah hatinya masuk dalam tracing. Kemudian mereka dilakukan rapid test dan swab.
Hasilnya, mereka non reaktif rapid test.
• Pemkot Surabaya Bagikan Paket Kesehatan hingga ke Sopir Angkot, Sosialisasi Transisi New Normal
Namun, petugas medis melakukan tes swab kepada MY. Ternyata dari hasil swab itu menunjukkan bayi berusia satu tahun ini terkonfirmasi positif Covid-19.
Ibu MY tidak dapat menutupi kesedihannya, suami yang berada disampingnya berusaha menenangkannya.
Pikirannya saat itu kalang kabut entah kemana. Membayangkan buah hatinya akan diisolasi di ruangan yang tidak dapat dikunjungi orang sekalipun.
Hatinya semakin pilu saat mendengar buah hatinya menangis usai di swab.
Dia merasa ini menjadi perjalanan terberat di hidupnya. Meskipun kondisi MY sehat tanpa gejala sedikitpun.
"Apalagi diberi tahu dokter bahwa belum ada obatnya. Perasaan saya syok," kata dia.
Dia berusaha menghapus segala perasaan sedih, gundah gulana, kecemasan yang menyelimutinya selama beberapa jam itu.
Rasa optimisnya tumbuh ketika mengingat bahwa imun yang kuat akan mengalahkan Covid-19.
Dia menyembuhkan anaknya sendiri di rumah. Namun, dengan anjuran dan pantauan tim medis.
"Saya jemur di depan rumah setiap pagi selama satu jam hanya pakai popok saja. Sekitar pukul 06.30 Wib sampai 07.30 Wib. Kalau MY sudah berkeringat, waktunya saya mandikan," ucapnya.
Perasaan yakin akan sembuh membuatnya semakin percaya diri menjalani hari. Apalagi MY tidak memiliki sakit.
"Sayur menu wajib bagi anak saya. Kadang saya beri udang juga," terangnya.
Dalam sehari, anaknya makan sebanyak tiga kali. Tak ayal berat badan bayi satu tahun itu bertambah menjadi 12 Kg.
Tidak ada kata cemas dalam kamus hidupnya demi kesembuhan sang buah hati. Petugas medis juga menyarankan agar memberikan vitamin tambahan.
"Semua saya lakukan. Meskipun, suami saya juga sudah dua bulan tidak bekerja karena terdampak pandemi Covid-19. Alhamdulilah masih ada pemasukan dari jualan di online shop saya," tambahnya.
Setiap hari dia berkomunikasi dengan tenaga medis untuk menginformasikan perkembangan buah hatinya itu melalui video. MY terlihat lebih berisi membuat para tenaga medis tidak mengira ada virus Corona.
Hingga akhirnya, senyum ibu MY kembali merekah ketika hasil dua kali swab menunjukkan sudah negatif covid-19 atau sembuh.
Perjuangannya selama kurang dari satu bulan ini membuahkan hasil.
"Alhamdulilah tidak ada proses yang mengkhianati hasil. Semalam diberi tahu hasil swab dan dinyatakan negatif. Plong rasanya, lega sekali," ucapnya.
Dikatakannya, hal ini membuatnya mendapat pelajaran berharga untuk memulai hidup sehat agar tidak kembali terulang kejadian serupa.
Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Saifudin Ghozali mengatakan masih ada anak yang sedang dirawat karena terkonfirmasi positif Covid-19.
Saat ini perkembangannya cukup menggembirakan. Kondisi dan progres sangat bagus
"Masih ada empat anak positif Covid-19," pungkasnya.
Penulis: Willy Abraham
Editor: Heftys Suud