Di sisi lain, korban berinisial RT (16) mengalami mengalami benjol di bagian kepalanya, luka memar, dan bengkak di bagian lengan karena pengeroyokan tersebut.
Tak hanya itu, gigi korban nyaris patah.
Berdasarkan laporan yang masuk, dugaan penganiayaan ini berawal dari senggolan antara pelaku dan korban.
Baca juga: VIRAL TERPOPULER: Ajudan Bupati Kutai Barat Aniaya Sopir hingga Wanita Kehilangan Gelang 28 Juta
“Korban juga sudah visum dan hasil visumnya sudah ada sama kami,"
"Namun apa penyebab hingga terjadi senggolan, hal ini masih kami dalami,” tambah Ramadhanto.
Diketahui Satria Mahathir merupakan warga Jakarta yang datang ke lokasi kejadian untuk mengisi acara malam tahun baru 2024.
Ramadhanto menyebut, korban adalah salah satu dari fans pelaku.
“Padahal korban ini salah satu penggemar pelaku," katanya.
Anggota DPRD Kepri atau ayah korban, Nyangyang Haris Pratmura menyesalkan kejadian ini.
Apalagi anaknya merupakan salah satu fans pelaku.
“Anak saya ke kafe tersebut untuk melihat jagoannya, namun yang ada malam dia dipukuli,” ungkap Nyangyang.
Nyangyang menceritakan, berdasarkan dari pengakuan anaknya, kejadian ini bermula dari senggolan.
Namun tanpa ada penjelasan apapun, pelaku dan teman-temannya langsung memukuli RT.
“Namanya juga acara, tentunya kalau terjadi senggolan itu hal biasa, dan kalau pun marah, tentunya tidak seperti ini,” katanya.
“Lagian acaranya ramai, bersenggolan tentunya tidak terhindari.