"Telanjang, masih ada tali pusar, tanpa alas, tanpa kain sepotong pun di badan anak ini," sambungnya.
Saat ditemukan, lanjut Nana Mirdad, bayi tersebut tergeletak di tanah.
Padahal, menurut Nana Mirdad, lingkungan tersebut dikenal banyak biawak, anjing, hingga ular piton yang berkeliaran.
"Bayi ini beruntung sekali masih selamat," tutur Nana Mirdad.
Ia bersama Andrew White pun membawa bayi tersebut ke UGD rumah sakit terdekat untuk menyelamatkan nyawanya.
Kakak Naysila Mirdad ini juga menuliskan pesan terhadap orang tua sang bayi.
"Siapa tahu ibunya yang membuang melihat story ini, asal tau saja, bayi ini sudah selamat, sehat," tutur Nana Mirdad.
"Sempat terkena hypothermia namun sudah diatasi oleh pihak UGD," sambungnya.
Nana Mirdad menyayangkan orang tua itu membuang bayinya di tempat yang sejatinya berbahaya.
"Hubungi dinas sosial, titipikan ke yayasan, dan lain-lain," katanya.
"Atau setidaknya, taruh di depan pagar rumah warga agar bayi ini bisa dirawat dengan layak," ujarnya.
Ia pun merasa sedih karena harus membawa bayi tersebut ke rumah sakit dengan kondisinya yang nyaris tak selamat.
"Hati aku hancur bawa anak bayi yang mulai kebiruan ini ke RS terdekat, pergerakan sudah minim, kaki membiru," katanya.
"Khawatir bayi ini tidak selamat di tanganku," imbuhnya.
Merasa Beruntung Bisa Gendong Bayi
Kejadian yang tak terduga ini nyatanya membuat Nana Mirdad merasa bersyukur bisa bertemu bayi tersebut.