Berita Surabaya

BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob Tinggi di Surabaya, Warga Pesisir Harus Waspada

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BPBD Surabaya menggelar patroli di pesisir Surabaya untuk mengantisipasi dampak besar banjir rob.

"Kami keliling mulai dari barat, seperti Romokalisari, Tambak Sarioso, berlanjut ke arah utara Keputih Tegal, hingga menyusuri sungai-sungai, itu yang sisir, dan ternyata mulai kemarin masih kondisi aman,” kata Hebi.

BPBD juga menyiapkan peralatan evakuasi, seperti perahu, tempat pengungsian, tempat tidur untuk warga, hingga pompa air. Peralatan-peralatan tersebut disiapkan untuk proses evakuasi.

Ketika banjir rob, pihaknya mengantisipasi genangan dapat merusak atau merendam rumah warga di pesisir Surabaya. “Nah, itu kita utamakan kelompok rentan, seperti ibu hamil, lanjut usia (lansia), anak-anak, dan yang orang yang sedang sakit,” ujar Hebi.

Pihaknya juga melibatkan RT dan RW dalam sosialisasi. Warga juga diminta tidak mendirikan bangunan rumah yang berdekatan dengan rob, seperti tepi laut dan sungai.

Menurutnya, pencegahan rob semakin sulit karena semakin tipisnya mangrove. Hal ini berseiring dengan banyaknya tambak.

“Sekarang ini kan juga ada tambak-tambak, nah itu kan menghalangi (penanganan rob), dan itu harusnya mangrove. Karena mangrove itu bagus sekali untuk menangani rob, jadi (air) masuknya nggak langsung begitu, seharusnya itu bukan rumah,” jelasnya.

Berita Terkini