"Kamu melawan petugas. Mau viral, viral silakan!" timpal polisi.
Semakin lama percekcokan itu terjadi antara kedua pihak, polisi pun lantas menuduh sopir pikap itu membawa sabu.
"Bawa sabu kamu ya! Bawa obat terlarang ya!" kata polisi.
Sopir pikap pun tidak terima dirinya mendapatkan tuduhan tersebut. Ia pun turun dari kendaraannya menuju bagian belakang mobil.
Demi membuktikan dirinya tidak seperti yang dituduhkan, sopir pikap itu membuka bagian belakang mobil. Ternyata, ia mengangkut pisang.
"Bukan saya melawan. Saya punya hak. Bapak menuduh saya, saya bawa sabu!" ucap sopir itu.
Sopir pikap itu juga mempersilakan polisi untuk menggeledah isi pikapnya.
Sementara, terdengar suara tangisan anak kecil yang histeris dan semakin kencang.
"Nak, sabar nak," ucap sopir pikap itu.
Percekcokan itu belum selesai hingga video viral tersebut berakhir.
Hingga artikel ini ditulis, Kamis (6/2/2025) sore, video viral sopir menuduh sopir pikap membawa sabu itu telah dilihat sebanyak 38 ribu kali.
Lantas, seperti apa kata polisi atas video viral tersebut?
Pengakuan Polisi
Polisi yang berada dalam video viral itu, Aipda Syarief Hidayat dari Sat Lantas Polrestabes Palembang, mengatakan bahwa ia saat itu sedang bertugas di Pos Nilakandi.
Kemudian, Syarief melihat sebuah kendaraan yang mencurigakan berhenti di lampu merah yang datang dari arah Jalan Soekarno Hatta.