Viral Bola
Pengakuan Kevin Diks Jika Diminta Jadi Eksekutor Pinalti di Timnas Indonesia
Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks bicara soal rekor apik sebagai algojo pinalti.
TRIBUNJATIM.COM - Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks bicara soal rekor apik sebagai algojo pinalti.
Ia juga memberikan jawaban terkait kesediaannya jika ditunjuk untuk menjadi penendang utama penalti Timnas Indonesia.
Diketahui sejak ditunjuk sebagai eksekutor penalti utama untuk klubnya Copenhagen pada April 2024, Diks mencatatkan performa yang mengesankan.
Dari 11 kali kesempatan mengeksekusi penalti, hanya satu kali ia gagal, yaitu saat melawan Kolding di Piala Denmark.
Kevin Diks, yang sudah memiliki satu caps bersama Timnas Indonesia, menyatakan timnya mengalami beberapa kesulitan saat berada dalam situasi penalti.
Ia lantas berani mengajukan diri kepada pelatih untuk mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor.
Baca juga: Reaksi Pelatih Persela Zulkifli Syukur Jadi Kandidat Calon Asisten Kluivert di Timnas Indonesia
Namun, posisi resminya adalah sebagai penendang kedua.
Setelah kepergian Diego Goncalves dari FC Copenhagen, Diks lalu diberikan kepercayaan untuk menjadi penendang utama.
"Di Copenhagen kami mempunyai masalah ketika orang-orang mulai gagal mengeksekusi penalti," ujar Kevin Diks dilansir dari YouTube The Haye Way, via Kompas.com, Sabtu (8/2/2025).
"Satu meleset dan satu lagi meleset. Kami punya satu (eksekutor) musim lalu, Diego Goncalves, dia pergi ke MLS. Dia nomor satu tapi saya nomor dua setelahnya."
"Ya, saya berkata (kepada pelatih), lihat, ini penalti yang bisa saya ambil jika Anda mau."
"Ya, karena terjadi kesalahan lalu dia pergi dan seseorang harus mengambil penalti," katanya.
Keterampilan Diks sebagai eksekutor penalti pun bisa menjadi sebuah senjata di tim nasional Indonesia.
Namun, saat ditanya mengenai kesediaannya untuk menjadi penendang utama penalti timnas Indonesia, Diks mengatakan, ia akan menghormati pemain lain yang telah dipercaya sebelumnya.
Timnas Indonesia sudah lama tidak mendapatkan penalti dari wasit.
| Sosok yang Beri Ban Kapten Ronaldo Bakal Tampil di Piala Dunia Kelima Kalinya |
|
|---|
| Punya Tangan Dingin, Luis Enrique Dipagari PSG Gaji Termahal Biar Langgeng |
|
|---|
| Rafael Leao Disebut Berubah Sejak AC Milan Scudetto, Kecepatannya Tak Lagi Sama |
|
|---|
| Lawan Arsenal Bak Laga Final Bagi Manchester City, Pep Guardiola Tak Ingin Terpeleset |
|
|---|
| Messi Bikin Lawan Inter Miami Cuan Padahal Belum Main, Pecah Rekor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kevin-Diks-di-Timnas-saat-lawan-Jepang.jpg)