Setiap pagi IV menggoreng adonan kue untuk dijual di sekolah, agar ia memiliki uang saku.
Ayahnya, yang bekerja di Magelang, tidak pernah memberinya nafkah.
IV yang sehari-hari tinggal bersama ibu inisiatif membantu meringankan beban karena merasa terlalu banyak menanggung seluruh biaya sekolahnya.
"Minta uang saja ke ayah selalu dimarahi, bahkan nomor teleponku diblokir," ujarnya.
Baca juga: Ayah Polisikan Anak Kandung yang Curi HP dan Genset di Rumah Sendiri, Kesal Dibuat Rugi Rp4,3 Juta
Puncaknya kekecawaan terhadap ayahnya terjadi Desember 2024 lalu.
Ponselnya rusak, IV meminta Rp 500 ribu ke ayahnya untuk biaya servis.
Ia sempat dijanjikan akan diberi awal Tahun Baru 2025.
Namun janji itu tak ditepati, akun WhatsApp IV diblokir.
"Aku dibilang anak yang bisanya minta uang," katanya.
Keputusan melaporkan ayahnya ke Polda Jatim atas tuduhan penelantaran anak bukan pilihan mudah.
-----
Berita Jatim dan berita viral lainnya.
Informasi berita menarik lainnya di Google News TribunJatim.com