Menurut Nunu, fenomena ini menjadi bukti media sosial, jika dimanfaatkan dengan baik, bisa menjadi sarana promosi yang luar biasa efektif.
"Tidak hanya meningkatkan penjualan, tapi juga mengangkat kembali pamor kuliner tradisional khas Sunda di tengah gempuran makanan modern," ucapnya.
Warganet berharap agar si penjual tetap konsisten dan tidak berhenti berbagi semangat serta energi positif dalam setiap live TikTok-nya.
Kalau kamu ke Majalengka, jangan lupa mampir ke Sorabi K2 di Alun-Alun.
Siapa tahu, kamu bisa cicip surabi hangat sambil menyapa langsung sosok yang tengah viral di jagat maya. "
Artikel ini telah tayang di TribunCirebon.com