Namun, niat Nazwa ditentang oleh sang ibu karena Kamboja masuk zona merah atau bahaya untuk dikunjungi.
Nazwa lalu mencari berbagai alasan, mulai dari study tour hingga interview kerja di bank.
"Awalnya anak saya minta izin untuk ikut study tour, tapi saya tolak."
"Lalu, ia minta izin untuk interview di salah satu bank, dan itu saya izinkan," ujar Lanniari saat ditemui Tribun Medan, Jumat (15/8/2025).
Nazwa lalu mengikuti interview di salah satu kantor cabang bank di Kota Medan selama dua hari.
Lalu pada Selasa (27/5/2025), Lanniari masih sempat berkomunikasi dengan putrinya.
Malamnya, Nazwa kembali meminta izin untuk mengikuti interview kedua.
Namun ternyata, Nazwa telah merencakan kepergiannya ke luar negeri.
Pada 28 Mei 2025, Nazwa pergi dari rumah.
Beberapa hari kemudian, Lanniari mendapat kabar jika Nazwa berada di Bangkok, Thailand.
Nazwa menginap di Hotel Center Point, Bangkok.
"Saya sempat pingsan saat mendengar itu. Waktu saya tanya dengan siapa ke Bangkok, Nazwa bilang bersama teman PKL-nya."
"Tapi setelah saya desak, ia mengaku pergi sendiri," ungkapnya.
Baca juga: Daftar Penyimpangan Kades Penyebab Warga Protes Minta Mundur dari Jabatannya, Anak KKN Ikut Terimbas
Saat ditelepon ibunya, Nazwa tak mau mengangkat.
Namun, ia masih mau mengangkat telepon dari adiknya meski cuma sebentar.
Baca tanpa iklan