Saksi penjaga masjid RT, korban pemilik motor baru menyadari motornya hilang setelah menjalani ibadah salat dan keluar dari serambi masjid.
Korban sempat berkeliling mencari motor di sekitar parkiran tersebut. Namun, setelah memastikan motornya raib, korban melapor ke pihak pengurus masjid.
Ia mengaku tidak mengetahui nama korban dan nopol motor yang dicuri. Setahu dia, kasus tersebut sudah dilaporkan ke markas kepolisian setempat.
Selama bertahun-tahun menjaga masjid, seingatnya sudah ada tiga kali kasus pencurian motor yang menimpa jamaah, sebelum kejadian kemarin.
"Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polsek Tambaksari. Saya tidak tahu nama dan alamat korban. Yang saya tahu motor pelat AE. Kejadian pencurian motor sudah 3 kali ini," pungkasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tambaksari Polrestabes Surabaya AKP Sukram mengatakan, pihak korban sudah melaporkan kejadian tersebut ke markasnya. Kini, kasus tersebut sedang diselidiki.
"Iya ada (Laporan Polisi yang dibuat oleh korban), masih penyelidikan," ujar Sukram.