Berita Terpopuler

JATIM TERPOPULER: Maling Motor Modus COD di Probolinggo - Jasad Wanita di Lahan Kosong Surabaya

Editor: Hefty Suud
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BERITA JATIM TERPOPULER - (foto kiri) Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) modis COD di Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dan (foto kanan) Sesosok jasad wanita berusia paruh baya sekitar 50-an tahun dalam kondisi nyaris telanjang ditemukan tergeletak di semak-semak reramban tumbuhan liar sebuah lahan kosong dekat permukiman Jalan Pakal Madya Barat, Pakal, Surabaya, pada Selasa (26/8/2025) malam.

TRIBUNJATIM.COM - Kumpulan berita peristiwa yang terjadi di Jawa Timur (Jatim) tersangkum dalam berita terpopuler Jatim, Kamis 28 Agustus 2025.

Berita pertama, seorang pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) menjadi bulan-bulanan warga di Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (26/8/2025) malam.

Ada juga berita personel Unit Reskrim Polsek Kedungwaru menahan DR (36), laki-laki warga Desa Durenan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur karena dugaan penganiayaan.

Selanjutnya berita mengenai identitas jasad wanita berusia paruh baya sekitar 50-an tahun dalam kondisi nyaris telanjang yang ditemukan terlentang di semak-semak reramban tumbuhan liar sebuah lahan kosong dekat permukiman Jalan Pakal Madya Barat, Pakal, Surabaya, pada Selasa (26/8/2025) malam.

Berikut selengkapnya berita terpopuler Jatim hari ini, Kamis (28/8/2025) di TribunJatim.com.

Baca juga: JATIM TERPOPULER: Mobil Pikap Hilang Dicuri di Lumajang - Driver Ojol Surabaya Tewas Tabrak Becak

1. Maling Motor di Probolinggo Babak Belur Dihajar Warga, Perdayai Korban dengan Modus COD

BONYOK - Pelaku saat diamankan anggota Polres Probolinggo Kota usai menjadi bulan-bulanan massa saat beraksi di Kecamatan Tongas, Selasa (26/8/2025). Satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri membawa sepeda motor korban. (Polres Probolinggo Kota)

Seorang pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) menjadi bulan-bulanan warga di Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (26/8/2025) malam.

Pelaku bernama Agus Hariyanto (35), warga Dusun Nagger, Desa Wringinanom, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Sedangkan satu temannya melarikan diri bersama dengan sepeda motor korban.

Penangkapan tersebut bermula saat pelaku bersama seorang rekannya yang berinisial UL melakukan transaksi COD untuk membeli velg motor kepada Moh. Hendrawan (21), warga Dusun Krajan, Desa Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

Dalam COD tersebut, ketiganya bertemu di sebuah toko waralaba di Jalan Raya Pantura, Kecamatan Tongas. Setelah proses transaksi, UL meminjam motor korban dengan alasan akan mengambil uang di ATM.

Akan tetapi, setelah motor jenis Honda Beat dipinjamkan, kedua pelaku justru kabur.

Korban yang menyadari dirinya ditipu segera meminta bantuan warga dan membuahkan hasil dengan menangkap salah satu pelaku di sekitar Exit Tol Tongas, Desa Wringinanom, Kecamatan Tongas.

"Saat motor anak saya dibawa kabur, ada warga yang sebelumnya juga pernah menjadi korban sedang melintas dan langsung ikut mengejar pelaku akhirnya satu orang berhasil ditangkap," kata Baisuri, ayah korban, Rabu (27/8/2025).

Warga yang tersulut emosi dengan aksi pelaku, lanjut Baisuri, langsung menghajarnya. Beruntung, anggota Polsek Tongas datang ke lokasi setelah menerima laporan warga lalu segera mengamankan pelaku dan membawanya ke Mapolres Probolinggo Kota.

"Pelaku yang berhasil ditangkap ini adalah rekan dari pelaku yang membawa kabur motor anak saya," ungkap Baisuri.

Baca juga: Modus Jual Ikan hingga 15 Ton, Warga Makassar Tipu Pengusaha dari Probolinggo, Rp110 juta Raib

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainal Arifin mengatakan, jika setelah menerima laporan, pihaknya langsung menuju lokasi dan mengamankan pelaku yang ditangkap warga.

Baca selengkapnya

2. Sepasang Kekasih Bertikai usai Bermalam di Hotel, sang Pria Aniaya Kekasihnya, Korban Tolak Berdamai

TERSANGKA PENGANIAYAAN - DR (36) ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur karena penganiayaan kepada teman kencannya pada Jumat (22/8/2025) silam. Keduanya adalah pasangan kekasih dan sempat menginap bersama, sebelum terjadi keributan keesokan paginya serta berujung pada kekerasan fisik. (Polres Tulungagung)

Personel Unit Reskrim Polsek Kedungwaru menahan DR (36), laki-laki warga Desa Durenan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur karena dugaan penganiayaan.

Korbannya adalah SH (42), teman kencannya dan kekasihnya asal Desa Setonorejo, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.

Kini DR telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek Kedungwaru selama proses penyidikan.

“Antara korban dan tersangka sudah menjalin hubungan asmara. Mereka sepakat untuk bertemu di wilayah Kabupaten Tulungagung,” jelas Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto, Rabu (27/8/2025).

DR yang berstatus duda dan SH yang berstatus janda sepakat bertemu di wilayah Kabupaten Tulungagung pada Kamis (21/8/2025) malam.

Keduanya sepakat menginap bersama di Hotel Oyo yang ada di kawasan Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung sekitar pukul 20.30 WIB.

Namun keesokan paginya, Jumat (22/8/2025) kedua insan beda jenis kelamin ini terlibat pertengkaran.

“Mereka awalnya perang mulut, terus mengarah ke kekerasan fisik. DR diduga menganiaya SH,” sambung Nanang.

Penuturan SH kepada penyidik kepolisian, DR menyeretnya di atas kasur dengan kasar.

DR kemudian berulang kali memukul wajahnya sehingga menyebabkan luka memar di mata kiri, bibir atas, serta kedua pergelangan tangan.

Dengan muka gosong karena pukul DR, SH membuat laporan kepolisian di Polsek Kedungwaru pada Minggu (24/8/2025).  

“Kami sempat panggil DR dan SH, kami pertemukan untuk proses mediasi tetapi gagal,” ungkap Nanang.

Baca selengkapnya

3. Terkuak Identitas Jasad Wanita Tergeletak di Lahan Kosong Surabaya, Kondisi Mental Jadi Pemicu

SAAT EVAKUASI JENAZAH-Sesosok jasad wanita berusia paruh baya sekitar 50-an tahun dalam kondisi nyaris telanjang ditemukan tergeletak di semak-semak reramban tumbuhan liar sebuah lahan kosong dekat permukiman Jalan Pakal Madya Barat, Pakal, Surabaya, pada Selasa (26/8/2025) malam. (ISTIMEWA)

Terungkap identitas jasad wanita berusia paruh baya sekitar 50-an tahun dalam kondisi nyaris telanjang yang ditemukan terlentang di semak-semak reramban tumbuhan liar sebuah lahan kosong dekat permukiman Jalan Pakal Madya Barat, Pakal, Surabaya, pada Selasa (26/8/2025) malam.

Ternyata, korban merupakan wanita berinisial WR (51) warga Laban, Menganti, Gresik, Jatim.

Selama ini korban dikenal memiliki kecenderungan keterbelakangan mental dan acap kali bepergian berjalan kali dari rumah ke beberapa lokasi yang acak.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Pakal Polrestabes Surabaya Kompol I Made Jatinegara. Bahwa, pihak keluarga korban mengaku sudah kehilangan jejak keberadaan korban, sejak beberapa hari lalu. 

Bahkan, atas kehilangan jejak keberadaan korban tersebut, pihak keluarga; saudara atau kakak kandung korban, sudah membuat laporan orang hilang di Mapolsek Menganti Polres Gresik, pada Senin (18/8/2025). 

"Korban ini berkebutuhan khusus. Memang sering keluar dan dicari sama keluarganya. Keluarganya sudah laporan ke Polsek Menganti," ujarnya saat dihubungi awak media pada Rabu (27/8/2025). 

Kemudian, I Made Jatinegara menjelaskan, pihaknya tidak menemukan adanya bukti tanda mencurigakan yang ditengarai akibat suatu tindak pidana pada tubuh korban.

Hal tersebut diperoleh dari hasil pemeriksaan terhadap jasad korban yang dilakukan Anggota Tim Inafis Polrestabes Surabaya.

"Hasil pemeriksan, Tim Inafis gak menemukan ada luka tanda kekerasan di tubuhnya," katanya. 

Namun, terlepas dari itu, I Made Jatinegara menambahkan, pihak keluarga korban juga enggan dilakukan proses autopsi terhadap jasad korban dan lebih memilih untuk segera mengebumikannya.

"Untuk autopsi keluarganya tidak menghendaki. Langsung dibawa pulang dari keluarganya atau saudaranya," jelasnya.

Lantas mengenai dugaan meninggalnya korban. Ia menduga, korban kehilangan kesadaran dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir karena kelaparan.

Baca selengkapnya

Berita Terkini