Kuliner Khas Banyuwangi Jadi Menu Baru Restorasi Kereta Api, KAI Jalin Mitra dengan UMKM Lokal

Bermitra dengan UMKM lokal, KAI Services menyediakan beberapa pilihan menu yang bisa dinikmati.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Alga W
KAI Services
MENU - Makanan khas Banyuwangi yang dijual di restorasi kereta api. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Para penumpang kerata api kini dapat menikmati menu makanan khas Banyuwangi.

KAI Services menyediakan beberapa pilihan menu yang bisa dinikmati, bermitra dengan pelaku UMKM lokal.

Baca juga: Gaji ke-13 ASN Cair Awal Juni 2026, Alokasi Anggaran Pemkot Blitar Capai Rp20,3 Miliar

Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita mengatakan, dua UMKM yang bekerja sama dengan KAI Services untuk menyediakan menu khas Banyuwangi adalah Warung Mbok Wah dan Srengenge Wetan.

Warung Mbok Wah adalah salah satu tempat makan yang terkenal dengan nasi tempong.

Nasi tempong adalah menu khas Banyuwangi yang menyajikan lalapan dengan sambel ekstra pedas.

Yang membuat berbeda dengan sambel pada umumnya, sambel tempong dibuat dengan tomat ranti.

Ada tiga menu Warung Mbok Wah yang bisa dinikmati di kereta api, yakni nasi tempong ayam, udang, dan telur.

Sementara beberapa menu yang disediakan oleh Srengenge Wetan adalah ayam lodoh, nasi bakar, plencing ayam, dan nasi tempong ayam.

"Seluruh kuliner ini bisa dinikamati di kereta api yang berelasi dengan stasiun Banyuwangi," kata dia, Jumat (29/5/2026).

Beberapa kereta api relasi Banyuwangi adalah KA Sangkuriang (Bandung-Ketapang), KA Blambangan Ekspres (Pasar Senen-Ketapang), KA Wijaya Kusuma (Cilacap-Ketapang), dan KA Logawa (Purwokerto-Banyuwangi).

Region Head Regional 9 Jember KAI Services Yullyandra Mursyal menambahkan, sajian menu khas Banyuwangi tersebut telah hadir di restorasi kereta api sejak bulan Mei 2026. 

Meski tergolong baru, kata dia, menu-menu tersebut digemari oleh para penumpang.

Setiap harinya, rata-rata 10 hingga 20 porsi menu khas Banyuwangi terjual habis dalam satu pemberangkatan kereta.

"Menu ini dimasak langsung oleh mitra. Jadi dari segi rasa, tidak perlu diragukan. Oleh mitra, menu ini dikirim ke kami dari stasiun untuk dijual di restorasi," kata dia.

Pihaknya berharap, menu khas Banyuwangi yang dijual di kereta api bisa menjadi salah satu pilihan menarik bagi penumpang.

Hal itu juga merupakan salah satu upaya KAI Services dalam menghadirkan kekayaan kuliner Nusantara di dalam kereta.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved