Lumbung Stroberi Kota Batu Jadi Alternatif Wisata Selain Petik Apel saat Libur Lebaran
Berlibur di Kota Batu tidak hanya ada wisata petik apel dan jeruk saya, namun juga ada petik stoberi
Penulis: Dya Ayu | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Wisata petik stroberi di Desa Pandanrejo menjadi alternatif agrowisata di Kota Batu.
- Tiket masuk Rp25.000 per orang, pengunjung bisa memetik langsung buah stroberi.
- Destinasi ini juga menyediakan edukasi pertanian dan produk olahan stroberi.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Dya Ayu
TRIBUNJATIM.COM, BATU - Kota Batu selama ini dikenal dengan wisata petik apel dan jeruk. Namun kini wisatawan juga dapat menikmati agrowisata petik stroberi yang berada di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji.
Di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu ada wisata Lumbung Stroberi yang menjadi alternatif destinasi agrowisata bagi yang sudah bosan dengan wisata petik buah jeruk dan apel.
Untuk menuju ke lokasi bisa ditempuh hanya dengan waktu 8 menit dari Alun-Alun Kota Batu. Di sana wisatawan bisa menikmati petik stroberi yang asam manis dan edukasi pertanian menanam pohon stroberi.
Direktur Bumdes Raharjo, Muklas Rofik mengatakan di Lumbung Stroberi pengunjung dapat petik stroberi yang merah merona secara langsung dan bisa mencicipi rasa stroberi segar.
Baca juga: BPJS Kesehatan Bojonegoro Jamin Layanan JKN Bisa Diakses Tanpa Batas Domisili selama Libur Lebaran
Tiket Masuk Rp25 Ribu
“Tiket masuk Rp 25.000 per orang. Untuk bawa pulang hasil panen nanti akan ditimbang. Pengunjung juga bisa merasakan jus stroberi segar,” kata Muklas Rofik, Minggu (15/3/2026).
Rofik menambahkan untuk paket edukasi pertanian mencakup teknik perawatan tanaman stroberi, pemilihan bibit, hingga proses panen.
“Untuk kunjungan tiap weekend ada ratusan wisatawan. Puncaknya itu musim panen Mei-Oktober,” ujarnya.
Dorong Ekonomi Kreatif Desa
Sedangkan Kepala Desa Pandanrejo, Abdul Manan, menyatakan keberadaan Lumbung Stroberi ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa yang ada di sana.
Baca juga: 9 Hari Tak Dibersihkan dan Bikin Macet, Pohon Tumbang di Jalan Semeru Kota Batu Dikeluhkan Warga
Pemerintah desa mendorong pengembangan produk olahan lokal seperti selai, jus, dan kuliner berbahan stroberi agar ekonomi kreatif desa berkembang.
“Wisata ini memberi lapangan kerja bagi warga sekitar sehingga dapat menambah pendapatan warga dari ikon desa ini,” jelas Manan.
Alternatif Wisata Alam di Kota Batu
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto menuturkan destinasi wisata ini menjadi salah satu alternatif wisata alam yang menawarkan pengalaman memetik buah langsung dari pohonnya.
“Wisata ini menjadi salah satu destinasi wisata alam, khususnya untuk petik dan juga olahan buah stroberinya. Dan itu menjadi salah satu alternatif untuk selain petik apel juga ada petik bunga. Stroberi di sana ada yang ukurannya besar dan rasanya cukup manis. Dan itu sudah banyak mendapat pengakuan oleh para wisatawan,” terang Onny.
| Perjalanan Bhikkhu Lintas Negara Tiba di Candi Brahu Trowulan, Toleransi Warga Mojokerto Tuai Pujian |
|
|---|
| Sinergi Kodim 0818 dan PT Agrinas, 127 Gerai KDKMP di Kabupaten Malang Rampung 100 Persen |
|
|---|
| 1.175 Jemaah Haji dari Tulungagung Resmi Berangkat, Kemenhaj: Ada 3 Orang Gagal Berangkat |
|
|---|
| Skenario AC Milan Lolos ke Liga Champions 2026-2027, AS Roma Bikin Jalannya Terpengaruh |
|
|---|
| Bacaan Niat Puasa Zulhijjah, Tarwiyah dan Arafah Sambut Idul Adha, Lengkap Arab dan Terjemahnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Lumbung-Stroberi-di-Desa-Pandanrejo-Kecamatan-Bumiaji-Kota-Batu-menjadi-alternatif.jpg)