Kakek di Blitar Tewas Tertemper KA Kertanegara Saat Nekat Seberangi Perlintasan yang Sudah Ditutup

Nandam (74), kakek asal Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, tewas tertabrak kereta api, Senin (6/4/2026).

Tayang:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sudarma Adi
Istimewa
TERTABRAK KERETA API - Satlantas Polres Blitar Kota mendatangi lokasi orang tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Senin (6/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Korban: Nandam (74), warga Sanankulon, Blitar.
  • Lokasi: Perlintasan tanpa palang pintu Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Srengat.
  • Kereta Terlibat: KA Kertanegara (Timur ke Barat).

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Nandam (74), kakek asal Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, tewas tertabrak kereta api, Senin (6/4/2026).

Korban tertabrak KA Kertanegara saat menuntun atau mendorong sepeda pancal miliknya di perlintasan tanpa palang pintu, Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.

Korban awalnya naik sepeda pancal dari arah selatan ke utara.

Baca juga: Atap Pasar Legi Kota Blitar Lepas Diterjang Angin Kencang, Pedagang Khawatir Jika Turun Hujan

Kronologi Kejadian: Nekat Melewati Portal Ditutup

Sesampai di perlintasan tanpa palang pintu Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, korban berhenti hendak menyeberang. 

Kondisi perlintasan tanpa palang pintu di lokasi sudah ditutup total untuk akses kendaraan roda dua maupun roda empat.

Korban tetap nekat hendak menyeberang di perlintasan tanpa palang pintu

Korban mengangkat sepeda pancalnya untuk melewati portal yang dipasang di perlintasan tanpa palang pintu

Selanjutnya, korban menuntun sepeda pancalnya untuk menyeberangi perlintasan tanpa palang pintu

Nahas, saat korban sedang menuntun sepeda pancal untuk menyeberangi perlintasan, melaju KA Kertanegara dari timur ke barat. 

Korban tertabrak kereta api dan meninggal di lokasi kejadian. 

"Korban tertemper kereta api saat menuntun sepeda pancal menyeberang perlintasan tanpa palang pintu di lokasi," kata Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno. 

Agus mengatakan, kondisi perlintasan kereta api tanpa palang pintu sudah ditutup total untuk akses semua kendaraan sebelum Lebaran 2026 lalu. 

Baca juga: Ribuan Siswa SMP di Kota Blitar Ikuti TKA 2026, Dinas Pendidikan: Bukan Penentu Kelulusan

Penutupan perlintasan tanpa palang pintu salah satunya juga untuk keselamatan warga, karena rawan terjadi kecelakaan di lokasi. 

"Sebelum Lebaran, kami bersama Dishub dan PT KAI sudah melakukan penutupan total perlintasan di lokasi untuk akses semua kendaraan. Karena kondisinya rawan kecelakaan," ujarnya.

Dengan kejadian ini, Agus kembali mengimbau masyarakat agar tidak nekat menyeberang di perlintasan tanpa palang pintu di lokasi. 

Ia meminta warga lewat perlintasan kereta api yang sudah berpalang pintu dan ada penjaganya yang jaraknya sekitar 600 meter dari lokasi.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved