Berita Persebaya Surabaya

Skema dan Karakter Permainan Persebaya di Era Benardo Tavares, Beda dengan Saat Melatih PSM

Skema permainan Persebaya ini jauh dengan karakter permainan yang dulu pernah Bernardo Tavares terapkan ketika menjadi pelatih PSM Makassar.

Tayang:
Penulis: Khairul Amin | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Habibur Rohman
SELEBRASI - Pemain Persebaya, Gali Freitas melakukan selebrasi usai menjebol gawang Malut United. Babak pertama laga Persebaya vs Malut United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (10/1/2026) sore berakhir dengan skor 2-0 untuk keunggulan Bajul Ijo. 

Ringkasan Berita:

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Persebaya Surabaya berhasil kandaskan Malut United dengan skor 2-1 pada laga lanjutan Super League 2025/2026, Sabtu (10/1/2026) lalu.

Pada laga debut Bernardo Tavares sebagai Pelatih Persebaya itu, justru statistik menunjukkan bahwa Bajul Ijo, julukan Persebaya, kalah segalanya dari Malut United.

Penguasaan bola Persebaya hanya 19 persen. Menciptakan total 9 tendangan, berbanding 25 tendangan dari Malut United.

Hanya 4 tendangan Persebaya yang mengarah ka gawang lawan.

Sementara Malut United menciptakan 6 tendangan mengarah ke gawang Persebaya.

Jumlah kreasi peluang juga sama, Persebaya hanya menciptakan 5 kreasi peluang, berbanding 11 dari Malut United.

Skema permainan ini jauh dengan karakter permainan yang dulu pernah Bernardo Tavares terapkan ketika menjadi pelatih PSM Makassar, di mana menerapkan permainan menyerang total.

"Terkadang kami bisa melakukan transisi ofensif, terkadang tidak. Mungkin kita perlu bertaruh pada organisasi ofensif, tergantung pada karakteristik pemain yang kami miliki," kata Bernardo Tavares pada media termasuk Tribun Jatim Network, Selasa (13/1/2026).

"Tetapi juga tentang tim lawan, kualitas, karakteristik mereka. Akan ada tim yang mungkin memberi kami bola dan sedikit menurun dan kami perlu mendekati dengan cara yang berbeda," tambahnya.

Pelatih asal Portugal itu menegaskan skema permainan yang diterapkan di Persebaya menyesuaikan dengan kekuatan lawan.

Baca juga: Masa Depan Dejan Tumbas Usai Jefferson da Silva Gabung Persebaya

Malut United merupakan tim papan atas dengan catatan jumlah kekalahan paling sedikit.

Musim ini diperkuat sejumlah pemain bintang, termasuk mendatangkan lima pemain yang musim lalu meraih juara bersama Persib Bandung.

"Tapi ketika kami menang, tidak semuanya baik. Dan ketika kami kalah, saya percaya itu tidak akan selalu buruk. Jadi kami perlu menciptakan keseimbangan," kata pelatih berusia 45 tahun itu secara tegas.

Tak Mau Cepat Puas

Tavares tidak mau cepat puas.

Apalagi putaran kedua diyakininya akan berjalan lebih berat.

Baca juga: Trio Bruno-Malik-Gali Jadi Senjata Baru Persebaya Era Bernardo Tavares

Laga awal Persebaya di putaran kedua akan menyambangi kandang PSIM Yogyakarta pada 25 Januari 2026 mendatang.

"Putaran kedua dan semua tim membawa pemain baru. Jadi itu berarti bahwa di putaran kedua, liga akan lebih sulit," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved