Fraksi PDIP DPRD Jatim Minta Pemprov Siaga Hadapi Ancaman Super Flu
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim meminta Pemprov Jawa Timur tidak lengah mengantisipasi ancaman super flu
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Super flu H3N2 subclade K tercatat 62 kasus di Indonesia hingga akhir 2025.
- PDIP DPRD Jatim minta Pemprov bentuk Satgas Super Flu lintas OPD.
- Antisipasi harus seimbang: promotif, preventif, dan kuratif.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ancaman super flu infeksi influenza A (H3N2) subclade K tengah menghantui masyarakat.
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim meminta Pemprov Jawa Timur tidak lengah mengantisipasi ancaman virus ini.
Siaga dini dinilai sangat diperlukan termasuk pentingnya membentuk Satgas Super Flu lintas OPD.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana menjelaskan antisipasi terhadap flu ini tak bisa disepelekan. Sebab bisa menular cepat dan gejalanya mirip flu biasa.
“Kalau terlambat, dampaknya serius,” kata Renny dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (5/1/2026).
Baca juga: Meski belum Ditemukan Kasus Super Flu di Malang, Dinkes Tetap Lakukan Persiapan
Alasan Kewaspadaan di Jatim
Kasus infeksi influenza A H3N2 subclade K atau yang dikenal sebagai “super flu” ini belakangan memang menjadi sorotan dunia, termasuk di Indonesia.
Dari data surveilans Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga akhir Desember 2025, tercatat ada 62 kasus super flu di Indonesia.
Fraksi PDIP menaruh perhatian karena Jawa Timur dinilai memiliki resiko besar lantaran mobilitas antar daerah tinggi, kepadatan penduduk juga besar kemudian ditambah memiliki banyak pintu masuk dari bandara hingga pelabuhan. Sehingga antisipasi diperlukan.
Baca juga: Cuaca Jatim Rabu 9 Juli 2025 Cerah Tapi Bediding, Waspada Flu & Pilek, Siap-siap Pakaian Hangat!
Lebih jaun, Pemprov Jatim dinilai perlu segera mengaktifkan status kewaspadaan dini daerah termasuk membentuk Satgas Super Flu lintas OPD. Sehingga diharapkan data kesehatan kabupaten/ kota bisa terintegrasi dengan baik.
Renny mengungkapkan, pendekatan promotif, preventif, dan kuratif perlu dilakukan secara berimbang. Melalui pendekatan promotif, Pemprov diharapkan dapat menggencarkan edukasi publik sejak dini.
Langkah Antisipasi yang Didorong
Sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) harus kembali diperkuat mulai etika batuk dan bersin, penggunaan masker saat sakit, hingga kebiasaan cuci tangan.
Sementara melalui langkah preventif, Renny mendorong optimalisasi pencegahan berbasis komunitas. Kemudian Puskesmas, kader kesehatan, hingga Posyandu diminta aktif melakukan pemantauan gejala flu di masyarakat.
Sedangkan dari pendekatan kuratif, Renny yang juga anggota Komisi E ini menegaskan layanan kesehatan harus siap merespons cepat kasus bergejala berat. Rumah sakit rujukan perlu menyiapkan protokol penanganan influenza berat agar tidak mengganggu layanan pasien lain.
Untuk mengantisipasi ini, Renny kembali menegaskan tidak boleh menganggap sepele.
“Kuncinya yaitu cepat mendeteksi, tepat berkomunikasi dan konsisten melindungi masyarakat,” terang Bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim ini.
super flu
Ketua Fraksi PDIP DPRD Jatim
Wara Sundari Renny Pramana
Pemprov Jatim
berita Jatim hari ini
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
| Karyawan Gudang Curi Uang Bos Rp15,1 Juta di M-Banking karena Sakit Hati Disuruh Kerja saat Sakit |
|
|---|
| Warga Bangkalan Pawai Obor & Shalawat Sambut Malam Tahun Baru Islam, Ada Doorprize 1 Motor |
|
|---|
| Ziarah ke Makam Bung Karno, Megawati Teguhkan Semangat Merawat Warisan Sang Proklamator |
|
|---|
| Wakil Ketua KONI Kota Baru Dilaporkan Terkait Ucapan Rasis, Kuasa Hukum Bantah: Sesat dan Fitnah |
|
|---|
| Chord Gitar dan Lirik Lagu Drop Dead - Olivia Rodrigo, One Night I Was Bored in Bed |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Ketua-Fraksi-PDIP-DPRD-Jatim-Wara-Sundari-Renny-Pramana-s.jpg)