Kebakaran di Lamongan

Gudang Mebel di Paciran Lamongan Terbakar Dini Hari, Diduga Akibat Korsleting Mesin Kompresor

Kebakaran menghanguskan sebuah gudang meubel milik warga di Desa Tunggul, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan pada Senin (2/2/2026)

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Sudarma Adi
Istimewa
PADAMKAN KEBAKARAN - Damkar Korwil Paciran Berusaha Memadamkan Api yang membakar Gudang Meubel di Paciran Lamongan, Senin (2/2/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Waktu Kejadian Senin, 2 Februari 2026, pukul 02.45 WIB.
  • Penyebab Diduga Korsleting listrik pada mesin kompresor.
  • Kerugian Materiil Ditaksir mencapai Rp30.000.000,-.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN – Kebakaran menghanguskan sebuah gudang mebel milik warga di Desa Tunggul, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan pada Senin (2/2/2026) dini hari.

Kebakaran gudang mebel yang diduga dipicu oleh korsleting listrik pada mesin kompresor tersebut sempat membuat warga sekitar panik.

Peristiwa ini menimpa gudang milik M. Nur Khozin (30).

Berdasarkan laporan yang diterima, api pertama kali terlihat sekitar pukul 02.45 WIB.

Baca juga: Babak Baru Korupsi Gedung Pemkab Lamongan: KPK Kantongi Laporan Kerugian Negara dari BPKP

Kronologi: Api Muncul dari Dalam Gudang

Warga yang melihat kepulan asap dan api segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Korwil Paciran.

Mendapat laporan tersebut, petugas Damkar langsung bergerak cepat.

Armada water supply diberangkatkan pukul 02.57 WIB dan tiba di lokasi hanya dalam waktu lima menit. Sinergi antara petugas dan warga setempat membuat api berhasil dijinakkan sebelum merembet lebih luas ke pemukiman sekitar.

"Petugas langsung melakukan penanganan dan pembasahan secara intensif. Fokus kami adalah melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar gudang," ujar Korwil Damkar Lamongan, Suwanto Senin, (2/2/2026)

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, api diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik pada mesin kompresor yang berada di dalam gudang.

Api dengan cepat menyambar sebagian material kayu dan peralatan kerja yang ada di dalamnya.

Baca juga: Gerebek Judi Sabung Ayam di Lamongan, Polisi Tak Bisa Tangkap Para Pelaku

Akibat kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sebesar Rp30.000.000,-. Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan aset bangunan beserta sisa isinya yang ditaksir bernilai Rp100.000.000,-.

Ia mengimbau kepada masyarakat, khususnya pemilik usaha perbengkelan atau meubel, untuk selalu mengecek instalasi listrik dan memastikan mesin-mesin dalam keadaan mati serta tercabut dari stop kontak saat tidak digunakan, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Api dinyatakan benar-benar padam setelah dilakukan pembasahan hingga pukul 03.45 WIB. 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved