Talud Jalan Setinggi 30 Meter di Situbondo Longsor, Rumah Warga Jebol Diterjang Tanah Gembur
Setelah diguyur hujan lebat, tembok penahan tanah atau talud jalan raya di Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, longsor
Penulis: Izi Hartono | Editor: Sudarma Adi
Ringkasan Berita:
- Lokasi Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Situbondo
- Waktu Longsor Kamis, 5 Februari 2026, pukul 18.15 WIB
- Dimensi Longsor Panjang 20 meter, Tinggi 30 meter
- Dampak Kerusakan Dinding rumah warga jebol & TPT jalan rusak parah
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Izi Hartono
TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Setelah diguyur hujan lebat, tembok penahan tanah atau talud jalan raya di Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, longsor, Kamis (05/02/2026) malam.
Akibatnya, longsoran tembok penahan tanah sepanjang 20 meter setinggi 30 meter itu menimpa rumah Murtade, warga setempat.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah bencana lonsor itu, namun dinding bangunan rumah warga berusia 40 tahun ini jebol.
Koordinator Pusdalop BPBD Situbondo, Puriyono mengatakan, pihaknya mendapat laporan adanya bencana longsor itu sekitar pukul 20.30 WIB dari masyarakat.
Baca juga: Resahkan Warga Situbondo, Pelaku Begal Bokong di Asembagus Nyaris Dihajar Massa
Detik-detik Kejadian: Suara Gemuruh dari Bahu Jalan
"Tembok penahan tanah itu longsor pada pukul 18.15 WIB," ujarnya, Jumat (06/02/2026).
Puriyono menjelaskan, sejak pukul 16.30 WIB hujan deras menguyur wilayah Kecamatan Sumbermalang, menyebabkan tembok penahan tanah bahu jalan ambrol dan mengenai rumah warga
"Tembok itu ambrol diduga karena tanahnya gembur," ucapnya.
Dikatakan, pada saat pemilik rumah sedang berada di ruang tamu mendengar suara gemuruh langsung keluar menyelamatkan diri.
"Tapi setelah itu pemilik melihat tumpukan tanah longsor telah menjebol dinding rumahnya," katanya.
Baca juga: Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Jati Tumbang Timpa Warung Lesehan di Situbondo
Bencana tanah longsor itu, kata Puriyono tidak hanya merusak rumah warga, melainkan infrastruktur tembok penahan tanah itu rusak parah.
"Untuk kerugiannya rumah warga ditaksir sebesar Rp 25 juta dan tembok penahan tanah sebesar Rp 120 juta," pungkasnya.
| Cerita Putri Warga Surabaya Jadi Korban Begal saat Pinjamkan Korek Api, Daya Ingatnya Kini Berkurang |
|
|---|
| Kriminolog: Akar Maraknya Kejahatan Curas dari Niat hingga Adanya Kesempatan |
|
|---|
| Karyawan Gudang Curi Uang Bos Rp15,1 Juta di M-Banking karena Sakit Hati Disuruh Kerja saat Sakit |
|
|---|
| Warga Bangkalan Pawai Obor & Shalawat Sambut Malam Tahun Baru Islam, Ada Doorprize 1 Motor |
|
|---|
| Ziarah ke Makam Bung Karno, Megawati Teguhkan Semangat Merawat Warisan Sang Proklamator |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Tim-gabungan-saat-mengecek-kondisi-tembok-penahan-tanah.jpg)