Tebing 8 Meter Longsor, Jalur Utama Baosan Lor - Baosan Kidul di Ponorogo Sempat Lumpuh Total

Tebing setinggi kurang lebih 8 meter longsor di Jalan yang menghubungkan Desa Baosan Lor dan Baosan Kidul

Tayang:
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Sudarma Adi
Istimewa
KERJA BAKTI - Pihak terkait kerjabakti evakuasi material longsor yang menutup Jalan yang menghubungkan Desa Baosan Lor dan Baosan Kidul, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jatim, Minggu (22/2/2026). Akibat longsor, menjadikan jalur yang menghubungkan 2 desa di Kecamatan Ngrayun ini sempat tersendat. Lantaran tertutup material longsor 
Ringkasan Berita:
  • Lokasi Kejadian: Jalur penghubung Desa Baosan Lor - Baosan Kidul, Kec. Ngrayun, Ponorogo.
  • Dimensi Longsor: Tinggi 8 meter dan lebar 6 meter.
  • Penyebab: Hujan sedang dengan durasi panjang membuat tanah gembur.

Laporan Wartawan Tribunjatim Network, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Tebing setinggi kurang lebih 8 meter longsor di Jalan yang menghubungkan Desa Baosan Lor dan Baosan Kidul, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jatim longsor, Minggu (22/2/2026).

Akibat tebing longsor, menjadikan jalur yang menghubungkan 2 desa di Kecamatan Ngrayun ini sempat tersendat. Lantaran jalan tertutup material longsor.

“Sempat tersendat. Tapi sudah kerjabakti warga dan pihak terkait seperti anggota koramil dan pihak kepolisian,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Masun, Minggu (23/2/2026).

Baca juga: Ban Meletus, Mobil Terguling di Jalan Ponorogo-Trenggalek saat Dini Hari, Susu Kotak Berserakan

Kronologi: Hujan Panjang Buat Tanah Gembur

Masun menjelaskan jalan yang tertimbun longsor itu merupakan jalur utama yang menghubungkan Desa Baosan Lor dan Baosan Kidul.

“Jadi langsung kerjabakti. Karena tidak ada pilihan lain. Kalaupun memutar juga lumayan jauh denhan jalur ekstrem,” tambah Masun ketika dikonfirmasi:

Masun menjelaskan memang di lokasi diguyur hujan sedang dengan durasi panjang. Sehingga tebing tanah menjadi gembur kemudian longsor.

“Ukuran tebing yang longsor tinggi 8 meter dan lebar 6 meter mengakibatkan jalur transportasi di dua desa tersebut terputus dan tertutup total sehingga tidak bisa dilewati oleh masyarakat terutama para pengguna kendaraan bermotor,” tegasnya.

Danramil Tipe B 0802/21 Ngrayun Kapten Inf Parwoto mengaku kerja bakti dilakukan atas koordinasi dengan berbagai unsur terkait termasuk masyarakat sehingga besoknya setelah terjadinya longsor baru bisa dimulai.

Baca juga: Warga Ngrayun Ponorogo Tak Perlu Lagi Naik Gondola Sebrangi Sungai, Jembatan Permanen Siap Dibangun

"Alhamdulillah berkat sinergi dan kerjasama dan semangat gotong royong yang melibatkan TNI, Dinas PU Kecamatan Ngrayun, Tagana Desa Baosan lor dan Baosan kidul serta para perangkat desa dan masyarakat akhirnya kerja bakti bisa diselesaikan dengan baik dan jalan bisa berfungsi dan atus lalu lintas normal kembali, " pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved