Pansus DPRD Jatim Dalami Kinerja BUMD, Belajar ke Jateng hingga Jakarta
Panitia Khusus (Pansus) pembahas kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bentukan DPRD Jawa Timur menyatakan tidak akan gegabah
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- DPRD Jawa Timur membentuk Pansus BUMD untuk mengevaluasi kinerja seluruh BUMD milik Pemprov Jatim
- Wakil Ketua Pansus, Abdullah Abu Bakar, menegaskan pansus tidak akan gegabah dalam memberi rekomendasi dan masih melakukan pendalaman
- Sejumlah daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jakarta dijadikan referensi untuk melihat praktik pengelolaan BUMD
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Panitia Khusus (Pansus) pembahas kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bentukan DPRD Jawa Timur menyatakan tidak akan gegabah dalam mengeluarkan rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Meski telah bekerja selama beberapa bulan, Pansus menegaskan masih melakukan pendalaman menyeluruh terhadap seluruh BUMD.
"Sehingga yang sedang kami lakukan sekarang ini tidak hanya mendalami, tapi kami juga belajar dari berbagai provinsi yang lain," kata Abdullah Abu Bakar, Wakil Ketua Pansus BUMD saat dikonfirmasi dari Surabaya, Kamis (26/2/2026).
Dibentuk Sejak November 2025
Pansus BUMD sebelumnya dibentuk oleh DPRD Jatim pada 3 November 2025 lalu melalui rapat paripurna.
Adapun Pansus ini digagas guna mengukur kinerja seluruh BUMD milik Pemprov. Tujuan utamanya yakni memberikan Pendapatan Asli Daerah atau PAD.
Pansus ini beranggotakan perwakilan seluruh fraksi di DPRD Jatim. Abu Bakar yang juga anggota Komisi C menyebut pihaknya sengaja membandingkan tata kelola BUMD di sejumlah provinsi lain untuk menjadi bahan evaluasi.
Baca juga: Pansus DPRD Surabaya Pelajari Model Hunian Murah untuk Warga MBR ke Kendal, Ini Hasilnya
Dari pengamatan Abu, beberapa daerah yang bisa jadi contoh yakni seperti Jawa Tengah, Jawa Barat hingga Jakarta.
Dari studi tersebut, Pansus ingin melihat bagaimana BUMD di daerah lain mampu menyumbangkan dividen signifikan bagi daerah sekaligus berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Abu memastikan pihaknya tak main-main dalam bertugas.
Lebih jauh, Abu Bakar menegaskan bahwa Pansus ini juga meneliti secara detail sampai pada tingkat anak perusahaan.
"Sampai anak perusahaan ketika kita tanya arahnya ke depan gimana, ada yang tidak tahu. Ada yang tidak tahu, yang tahu juga banyak," ungkap politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
Baca juga: 14.000 Warga Surabaya Antre Rusunawa, Pansus DPRD Dukung Penertiban Penghuni Lama
| Tim Pengabdian FK Unair Skrining TBC dengan AI di Kecamatan Bulak Surabaya |
|
|---|
| Hari Keempat, Bocah Tenggelam di Sungai Tanggulangin Sidoarjo Belum Ditemukan |
|
|---|
| Ramalan Cuaca Jatim Minggu 12 April 2026, Sejumlah Daerah Hujan Siang Hari, Tuban Waspada Petir |
|
|---|
| Street Food Baru Jember Hadir di Jalan Kartini, Pembangunan Hormati Aktivitas Gereja |
|
|---|
| Warisan Budaya Bondowoso, Tradisi Ngideri Dilakukan 11 Lelaki Tanpa Alas Kaki Semalaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Abdullah-Abu-Bakar-saat-ditemui-di-Gedung-DPRD-Jatim-Politisi-Partai-Amanat-Nasional-PAN.jpg)