Pasar Malam Ponorogo Kembali Dibuka, Digelar 1 Bulan Penuh Diramaikan Ratusan UMKM

dalam momentum lebaran bagi perantau asal Ponorogo maupun warga Bumi Reog sendiri belum lengkap jika tak ke Pasar Malam

Tribun Jatim Network/Pramita Kusumaningrum
PASAR MALAM - Suasana Pasar Malam Lebaran di Alun-alun Ponorogo, Jatim, Selasa (10/3/2026) malam. Momentum lebaran bagi perantau asal Ponorogo maupun warga Bumi Reog sendiri belum lengkap jika tak ke Pasar Malam. 

Ringkasan Berita:
  • Pasar Malam Ponorogo 2026 digelar selama 1 bulan, mulai 5 Maret hingga 3 April, lebih panjang dari tahun sebelumnya.
  • Ratusan UMKM lokal dan luar daerah mengisi lapak, dengan prioritas 70 persen pedagang dari Ponorogo.
  • Pasar malam menjadi tradisi Lebaran yang ditunggu warga, menyediakan kuliner, pakaian, hingga wahana permainan.

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Pemkab Ponorogo kembali membuka Pasar Malam di Alun-alun Ponorogo

Apalagi, dalam momentum lebaran bagi perantau asal Ponorogo maupun warga Bumi Reog sendiri belum lengkap jika tak ke Pasar Malam.

Pasar malam tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Jika tahun sebelumnya pelaksanaannya kurang dari 30 hari. Untuk momentum lebaran 2026 ini Pasar Malam bakal digelar 1 bulan, mulai 5 Maret 2026 sampai 3 April 2026.

“Tapi tetap dilihat nanti, kalau ndak ada perpanjangan ya sebulan,” ungkapnya. 

Baca juga: Sempat Nonaktif, Ribuan Peserta PBI BPJS di Ponorogo Akhirnya Direaktivasi

Diramaikan Ratusan UMKM

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Perdakum) Ponorogo, Okta Hariadi, Rabu (11/3/2026),

Dia menjelaskan bahwa menyediakan lapak. Dimana ratusan UMKM lokal dan luar daerah telah mengisi lapak sepanjang Alun-alun.

Mulai kuliner, pakaian hingga wahana permainan jadi andalan kunjungan warga saban tahun. 

“Kami prioritaskan untuk yang dari Ponorogo. Sekitar 70 persen. Sisanya baru dari luar kota,” tambah Okta ketika dikonfirmasi Tribunjatim.com.

Momen Tak Terlewatkan Bagi Perantau

Dia mengatakan memang bagi perantau Ponorogo jika lebaran tidak lengkap tidak ke Pasar Malam. Sehingga Pemkab Ponorogo kembali menggelar Pasar Malam

“Setiap tahun pasti yang ditunggu warga, sudah menjadi tradisi sendiri bagi masyarakat,” tambah Okta. 

Baca juga: 10 Bocil Ponorogo Diciduk Polisi usai Rakit Petasan-Balon Udara, Patungan Uang Jajan Buat Beli Bahan

Okta berharap faktor cuaca mendukung dalam selama satu bulan. Diketahui, bahwa cuaca Kabupaten Ponorogo tak menentu belakangan inix

Meskipun pedagang siapkan diri sedimikian rupa kios mereka, cuaca tersebut tak ditampik menjadi salah satu kendala. “ nanti pedagang menghendaki perpanjangan karena cuaca tentu kami fleksibel saja,” paparnya,

Satu diantara pedagang baju, Waseso mengaku berjualan di pasar malam Ponorogo menjadi agenda tahunan. Dia pun telah lima kali di tak absen gelaran tersebut. Untung puluhan juta dalam sebulan, menjadi modalnya rela datang dari Pulung demi berdagang. 

“Sehari-hari di pasar, kalau di sini lebih ramai setiap malamnya, kalau gak ada acara juga sekarang jualan juga susah,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved