Aksi Pencurian Sapi di Situbondo Resahkan Warga, Pelaku Ambil Daging dan Sisakan Tulang

Tragisnya, pelaku tidak membawa kabur sapi berusia 1,6 tahun tersebut. Mereka hanya mengambil daging

Penulis: Izi Hartono | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Izi Hartono
OlahTKP - Anggota Polsek Mangaran saat melakukan olah TKP. pencurian sapi di Dusun Karang Gedang, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Situbondo. 
Ringkasan Berita:
  • Satu ekor sapi limusin milik warga Situbondo dijagal pencuri menjelang Idul Fitri.
  • Pelaku hanya mengambil daging, meninggalkan tulang dan usus.
  • Kerugian pemilik diperkirakan Rp 16 juta, polisi sudah olah TKP dan memeriksa saksi.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Izi Hartono

TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Aksi pencurian sapi terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri di Kampung Karang Gedang, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Situbondo. Satu ekor sapi limusin milik Arkus dijagal pencuri, yang diduga lebih dari satu orang.

Pelaku Ambil Daging, Tinggalkan Tulang dan Usus

Tragisnya, pelaku tidak membawa kabur sapi berusia 1,6 tahun tersebut. Mereka hanya mengambil daging dan meninggalkan tulang serta usus di lokasi kejadian.

Kapolsek Mangaran, AKP Iwan Sumantri, membenarkan pencurian ini.

Baca juga: Aksi Pencurian Sapi Hampir 1 Ton di Probolinggo Gagal, Pelaku Acungkan Celurit ke Perawat

"Aksi pencurian baru diketahui pemilik sekitar pukul 05.00 WIB saat memberi pakan. Hanya tersisa satu ekor di kandang dan banyak darah bekas disembelih," kata AKP Iwan, Selasa (17/3/2026).

Selain itu, pemilik menemukan sisa tulang, usus, dan bercak darah di lokasi.

Kerugian Pemilik Capai Puluhan Juta

Akibat kejadian ini, pemilik sapi mengalami kerugian materi mencapai belasan juta rupiah.

"Pastinya sebesar Rp 16 juta," ujar AKP Iwan.

Baca juga: Pekarangan Rumahnya Masih Digenangi Banjir, Marinten Waswas Kondisi 2 Sapi Betina Hamil di Kandang

Polisi Lakukan Penyelidikan

Polsek Mangaran telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku.

"Kita sudah berkoordinasi dengan tim buser untuk memburu pelakunya," pungkas AKP Iwan.

Kasus ini menjadi peringatan bagi warga agar meningkatkan pengamanan ternak, terutama menjelang momentum Idul Fitri, saat permintaan daging sapi meningkat.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved