Waspada Cuaca Ekstrem 29 Maret-4 April, BMKG Jatim Ingatkan Potensi Banjir & Longsor Mengintai
BMKG Jatim keluarkan peringatan cuaca ekstrem rentang 29 Maret-4 April, potensi banjir dan longsor mengintai.
Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Alga W
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanggara Pratama
TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk wilayah Jawa Timur mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem, termasuk di Kabupaten Sampang, selama periode 26 Maret hingga 4 April 2026.
Selama rentang waktu tersebut, masyarakat diminta waspadai potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Baca juga: Meski Anggaran Tersisa Rp300 Juta, Pemkab Sumenep Siapkan Program Balik Gratis untuk 4000 Santri
Kondisi tersebut berisiko memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.
BMKG menjelaskan, fenomena ini dipengaruhi oleh kondisi atmosfer yang masih labil pada masa peralihan dari musim hujan menuju kemarau.
Selain itu, aktivitas gelombang atmosfer dan meningkatnya suhu muka laut di sekitar wilayah turut memperkuat pembentukan awan hujan.
Menanggapi peringatan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang mulai memperkuat kesiapsiagaan.
Terutama di daerah yang memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin menyatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk pemantauan intensif dan koordinasi lintas sektor.
"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba," ujarnya, Minggu (29/3/2026).
"Khususnya bagi warga yang tinggal di kawasan rawan banjir dan longsor," lanjut Hozin.
Selain itu, masyarakat diminta aktif memantau informasi resmi dari BMKG sebagai rujukan utama kondisi cuaca terkini.
"Jangan abaikan tanda-tanda alam. Jika terjadi kejadian darurat, segera laporkan agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin," pungkasnya.
| 19 Rumah Tidak Layak Huni di Sampang Diperbaiki, Tiap Unit Dapat Rp30 Juta |
|
|---|
| Niat Tolong Teman Kesetrum Malah Jadi Korban, Warga Sampang Ikut Tersengat Listrik |
|
|---|
| Panic Buying Picu Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Sampang, Harga Kini Tembus Rp25 Ribu |
|
|---|
| Truk Boks Diduga Muatan Rokok Ilegal Terguling di Sampang, Sopir & Kernet Kabur Tinggalkan Kendaraan |
|
|---|
| Atap Kelas SDN Pangilen 1 Sampang Ambruk Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/rumah-warga-di-Kabupaten-Sampang-roboh-tersapu-cuaca-ekstrem.jpg)