Berita Terkini

Tren Mudik dan Wisata Saat Lebaran Meningkat, Wisatawan Domestik dan Luar Negeri Makin Ramai

Tren perjalanan selama Idulfitri terus meningkat, seiring tingginya antusiasme masyarakat untuk mudik dan berlibur.

Tayang:
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Januar
Istimewa/PT KAI Daop 7 Madiun
ANGKUTAN LEBARAN - Suasana penumpang kereta api di stasiun wilayah PT KAI Daop 7 Madiun, Sabtu (21/3/2026). Stasiun Kediri menjadi Stasiun terpadat kedua setelah Stasiun Madiun dalam momen angkutan lebaran 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Perjalanan selama Idulfitri 2026 meningkat signifikan: wisatawan Indonesia naik 33 persen (internasional) dan 28 % (domestik), sementara kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia juga naik 28 % .
  • Tren menunjukkan mayoritas masyarakat tetap memprioritaskan mudik, dengan pemesanan domestik naik 27?n sebagian besar perjalanan direncanakan 15–60 hari sebelum keberangkatan.

 

Laporan  wartawan TribunJatim.com, Nurika Anisa


TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Tren perjalanan selama Idulfitri terus meningkat, seiring tingginya antusiasme masyarakat untuk mudik dan berlibur.

Berdasarkan data Trip. com, wisatawan Indonesia mencatat peningkatan hingga 33 persen untuk perjalanan internasional dan 28 persen domestik dibandingkan periode yang sama (28 Maret hingga 6 April 2025) tahun lalu.

Pada saat yang sama, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia disebut juga mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 28 persen.

“Hari Raya Idulfitri merupakan momen yang sangat bermakna bagi masyarakat Indonesia. Begitu juga bagi kami, periode ini menjadi musim penting untuk perjalanan internasional maupun domestik. Data kami menunjukkan bahwa lebih dari 70 persen wisatawan Indonesia merencanakan perjalanan mereka dalam rentang 15 hingga 60 hari sebelum keberangkatan selama musim lebaran,” ujar Krishna Arya, General Manager Trip.com Indonesia, Selasa (31/3/2026).

Baca juga: Posko Lebaran di Bandara Dhoho Kediri Resmi Ditutup, Penerbangan Meningkat Tajam selama Arus Mudik

Pada tahun ini, pihaknya mencatat jumlah pemesanan untuk perjalanan domestik selama periode Idulfitri juga meningkat sebesar 27 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025.

Hal ini menegaskan prioritas masyarakat Indonesia tetap melakukan perjalanan mudik untuk berkumpul bersama keluarga dan kerabat selama musim lebaran.

Sementara perjalanan wisata luar negeri, negara-negara terdekat dengan Kuala Lumpur, Singapura, dan Bangkok menjadi destinasi luar negeri paling populer yang dikunjungi wisatawan Indonesia. Sementara Perth dan Hong Kong melengkapi pilihan lima besar.

Indonesia juga mengalami peningkatan minat kunjungan dari wisatawan mancanegara. Selama periode libur Hari Raya Idulfitri, Malaysia, Cina, dan Singapura menjadi pasar asal utama wisatawan mancanegara.

Selain negara-negara tersebut, Indonesia juga mencatat pertumbuhan pesat jumlah wisatawan dari negara seperti Vietnam, dengan peningkatan pemesanan lebih dari 251 persen, diikuti oleh Belanda dengan peningkatan lebih dari 200 persen.

Pemesanan dari pasar non-tradisional seperti Ethiopia dan Oman turut menegaskan daya tarik Indonesia bagi beragam segmen wisatawan mancanegara.

“Objek wisata di sekitar Bali dan Lombok tetap menjadi favorit di kalangan wisatawan mancanegara,” sebut Krishna Arya.

Selain itu, Candi Borobudur tetap menarik minat pengunjung. Hal ini menunjukkan bahwa warisan budaya dan sejarah Indonesia masih menjadi daya tarik utama bagi wisatawan mancanegara.

Sementara untuk atraksi wisata, Kepulauan Nusa Penida, Kecek Uluwatu, Nusa Lembongan, Waterbom Bali, dan Bali Exotic Marina Park menjadi favorit.

“Kami menyediakan lebih dari 300.000 aktivitas, atraksi, pertunjukan, tur, pilihan transportasi, dan pengalaman wisata yang dapat dipesan di lebih dari 2.000 kota dalam 24 bahasa,” tutupnya.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved