Breaking News

Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas

Breaking News, Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas, BPBD Lumajang Buka Suara

Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi berupa luncuran awan panas dengan amplitudo maksimal 22 milimeter

Tayang:
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Imam Nawawi
TERTUTUP KABUT: Aktifitas Gunung Semeru Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (15/5/2026) Gunung berapi ini keluarkan guguran awan panas. 
Ringkasan Berita:
  • Gunung Semeru mengalami erupsi berupa luncuran awan panas pada Jumat siang (15/5/2026). Aktivitas tercatat berlangsung selama 4 menit 10 detik dengan amplitudo maksimal 22 milimeter.
  • Menurut BPBD Kabupaten Lumajang, jarak luncuran awan panas tidak dapat dipastikan karena Gunung Semeru tertutup kabut. Tim reaksi cepat telah disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan bahaya bagi warga di radius 8 kilometer dari kawah.

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Imam Nawawi

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG- Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi berupa luncuran awan panas dengan amplitudo maksimal 22 milimeter, Jumat siang (15/5/2026).

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, erupsi berlangsung selama 4 menit 10 detik. Aktifitas tersebut terekam pada pukul 11.57 WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Isnugroho, mengatakan aktifitas erupsi tersebut tidak teramati secara visual, karena Gunung Semeru sedang tertutup kabut.

"Terjadi APG tapi jarak luncur tidak diketahui karena Gunung Semeru tertutup kabut.Informasi dari Pos Pantau Gunung Semeru, awan panasnya sudah berhenti," katanya melalui sambungan telepon.

Baca juga: Gunung Semeru Kembali Dibuka untuk Pendakian Usai Erupsi, Kuota Hanya 200 Orang

BPBD Lumajang telah menyiagakan tim reaksi cepat (TRC). Lanjut dia, hal ini untuk bersiap mengamankan warga bila luncuran awan panas terus berlangsung hingga mendekati kawasan permukiman di radius 8 kilometer dari puncak kawah.

Oleh karena itu, Isnu mengimbau warga di sekitar lereng gunung berapi tersebut untuk tetap tenang dan menjaga kewaspadaannya sambil memantau perkembangan informasi dari petugas pos pantau Gunung Semeru.

"Saat ini di Gunung Semeru kerap terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Kalau kita lengah, bahaya dari banjir lahar bisa membahayakan warga di sekitar aliran sungai yang berhulu ke Gunung Semeru," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati meminta warga tidak panik. Katanya, yang penting terus memantau perkembangan informasi dari Pos Pantau Gunung Api Semeru.

"Jarak luncurnya masih pada radius aman, warga sudah tahu harus apa, harapannya tidak ada hujan deras memicu banjir lahar," tambahnya.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved