Sekolah Rakyat di Pacitan Segera Dibuka, Prioritaskan Anak Keluarga Kurang Mampu

Menjelang tahun ajaran baru 2026, Dinas Sosial Kabupaten Pacitan mulai melakukan sosialisasi penjaringan calon siswa untuk program Sekolah Rakyat

Tayang:
Istimewa
JARING - Suasana upacara di Sekolah Rakyat 23 di Kabupaten Pacitan, Jatim beberapa waktu lalu. Menjelang tahun ajaran baru 2026, Dinas Sosial Kabupaten Pacitan mulai sosialisasi menjaring calon siswa untuk program Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi anak dari keluarga kurang mampu.  
Ringkasan Berita:
  • Dinsos Pacitan mulai sosialisasi penjaringan calon siswa Sekolah Rakyat tahun ajaran 2026.
  • Calon siswa diprioritaskan berasal dari keluarga desil 1 dan 2 berdasarkan data Kemensos.
  • Sekolah Rakyat Pacitan akan membuka jenjang SD, SMP, dan SMA dengan sistem berasrama.

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNJATIM.COM, PACITAN - Menjelang tahun ajaran baru 2026, Dinas Sosial Kabupaten Pacitan mulai melakukan sosialisasi penjaringan calon siswa untuk program Sekolah Rakyat.

Saat ini proses pendataan masih menunggu data resmi dari Kementerian Sosial RI yang nantinya akan dicocokkan dengan data dari Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama.

“Istilahnya kalau sekolah rakyat ini tidak ada pembukaan pendaftaran. Tapi kami dapat data dari Kementerian Sosial calon siswanya,” ungkap Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Pacitan, Agung Mukti Wibowo, Sabtu (16/5/2026).

Kemudian, jelas dia, nanti dari petugas PKH (Program Keluarga Harapan) ke lapangan. PKH mencocokkan apakah keluarga benar-benar masuk desil 1 atau 2.

Baca juga: Pembangunan Sekolah Rakyat di Tuban Capai 51 Persen, Target Rampung Bulan Juni 2026

Verifikasi Dilakukan Petugas PKH

“Benar-benar masuk kriteria apa tidak. Anaknya mau apa tidak. Nanti ada surat pernyataan yang ditandatangani oleh siswa maupun orang tua,” katanya.

Hal ini dilakukan bukan tanpa sebab. Lantaran Sekolah Rakyat merupakan sekolah dengan sistem berasrama.

Baca juga: Kasus Penyiraman Air Keras ke Penjual Tempe di Pacitan, Polisi Buru Pelaku, Ada Barang Bukti Botol

Agung mengaku bahwa Sekolah Rakyat di Pacitan nanti kedepan akan membuka tiga rombel. Ada 3 jenjang, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Setiap rombel kapasitasnya 25 siswa sampai 30 siswa. Yang menjadi tantangan yang tingkat SD ya,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved