Genjot Program JAMULA 2026, Bupati YES Rekonstruksi 56 Ruas Jalan Strategis di Lamongan

Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terus menekan gas dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur daerah.

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Sudarma Adi
Tribun Jatim Network/Hanif Manshuri
JAMULA DIKEBUT - Pemkab Lamongan terus melakukn rekonstruksi jalan melalui program JAMULA. Dan ini diantara 56 ruas jalan yang akan diselesaikan pada 2026 
Ringkasan Berita:
  • Target Rekonstruksi: Melalui program prioritas JAMULA (Jalan Mantap dan Alus Lamongan) Tahun 2026, Pemkab Lamongan merekonstruksi 56 ruas jalan strategis dengan total panjang mencapai 40 kilometer.
  • Metode Pengerjaan: Proses pengerjaan infrastruktur di lapangan dilakukan secara variatif dan bertahap, mulai dari pelebaran jalan, pengecoran beton (rigit), hingga pengaspalan hotmiks di berbagai kecamatan.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terus menekan gas dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur daerah.

Melalui program andalan bertajuk JAMULA (Jalan Mantap dan Alus Lamongan) edisi Tahun 2026, pembenahan akses jalan poros antarkecamatan hingga jalan penghubung pelosok desa kini dikebut secara masif.

Langkah ini diambil demi menyuguhkan kenyamanan dan keamanan berkendara bagi masyarakat, sekaligus menjadi stimulus utama dalam mendongkrak denyut perekonomian warga di Bumi Penyilangan tersebut.

Pada tahun anggaran 2026 ini, Pemkab Lamongan mengonfirmasi ada sebanyak 56 ruas jalan strategis dengan total panjang bentang mencapai 40 kilometer yang masuk dalam daftar rekonstruksi besar-besaran. Pengerjaannya mengombinasikan berbagai metode teknis, mulai dari pelebaran lajur, pengecoran beton (rigit pavement), hingga hampar agregat dan pengaspalan ulang.

Baca juga: Tengah Malam, Truk Box di Lamongan Hantam Colt Diesel hingga Terseret ke Jalur Lawan

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, menegaskan bahwa JAMULA bukan sekadar program pembangunan fisik di atas kertas, melainkan wujud kehadiran negara dalam menghadirkan keadilan sosial melalui pemerataan infrastruktur hingga tingkat pedesaan.

“Program JAMULA 2026 menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan merata hingga pelosok desa. Saat ini sudah dalam proses semuanya; ada yang progresnya sudah 100 persen selesai, masih proses pengecoran, hampar agregat, dan ada juga yang masuk proses penghitungan,” ungkap Bupati yang akrab disapa Kaji Yes tersebut di Lamongan, Jumat (12/6/2026).

Potong Biaya Distribusi, Gerakkan Ekonomi Petani dan UMKM

Kaji Yes menjelaskan, infrastruktur jalan yang prima merupakan fondasi krusial bagi pertumbuhan ekonomi makro maupun mikro di daerah. Ketika interkoneksi jalan antardesa berada dalam kondisi 'mantap dan alus', efisiensi biaya logistik secara otomatis akan tercipta, yang kemudian menaikkan daya saing komoditas lokal.

Manfaat konkret dari kelancaran transportasi ini menyasar langsung pada sektor agraria. Para petani di Lamongan kini tidak lagi kesulitan saat mengangkut hasil bumi dari lahan pertanian menuju pasar induk.

Baca juga: SPPG Sukomulyo Lamongan Dijual untuk Lunasi Utang, Kondisinya Kini Digembok dan Dipasang Banner

Hal serupa dirasakan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang keliling yang mobilitas harian mereka menjadi jauh lebih cepat dan minim risiko kerusakan kendaraan. Selain urusan dompet warga, jalan mulus ini mempermudah akses anak-anak sekolah serta mempercepat layanan darurat kesehatan seperti ambulans desa.

Kejar Target Kemantapan Jalan Hingga 63,55 persen

Pemerintah daerah berkomitmen untuk menaikkan grafik persentase jalan layak pakai dari tahun ke tahun. Fluktuasi perbaikan yang konsisten diharapkan mampu meminimalisasi ketimpangan akses antara wilayah kota dan wilayah pinggiran.

“Melalui JAMULA 2026, Lamongan terus bergerak menuju daerah yang maju, nyaman, dan terkoneksi, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan. Targetnya, tingkat kemantapan jalan se-Kabupaten bisa mencapai 63,55 persen pada tahun ini, jadi terus kita upayakan maksimalkan,” imbuh Kaji Yes optimis.

Kendati demikian, Kaji Yes mengingatkan bahwa ketahanan fasilitas umum ini tidak bisa hanya bertumpu pada pengawasan Dinas Pekerjaan Umum semata. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat Lamongan untuk menumbuhkan rasa memiliki dengan turut menjaga tonase kendaraan yang melintas serta merawat kebersihan saluran air di sekitar bahu jalan.

Dengan sinergi perawatan bersama dan kelanjutan proyek JAMULA, Pemkab Lamongan optimistis target wilayah yang maju, berdaya saing tinggi, dan terkoneksi penuh pada akhir tahun 2026 dapat terealisasi secara paripurna.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved