Jembatan Gantung di Desa Jubung Jember Terputus Diterjang Luapan Sungai Bedadung

Jembatan gantung penghubung tiga kecamatan di Jember ini rusak, karena tertabrak barongan bambu yang dibawa aliran Sungai Bedadung

Penulis: Imam Nawawi | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Imam Nawawi
TERPUTUS - Kondisi jembatan gantung di Desa Jubung Kecamatan Sukorambi Jember, Jawa Timur, Selasa (16/12/2025) Jembatan gantung ini diterjang luapan Sungai Bedadung Jember. 
Ringkasan Berita:
  • Jembatan gantung Dusun Darungan, Desa Jubung putus diterjang luapan Sungai Bedadung.
  • Jembatan vital penghubung Ajung, Sukorambi, dan Rambipuji, berdampak pada ekonomi dan akses pendidikan warga.
  • Pemerintah diminta segera perbaiki jembatan karena jalur alternatif menyulitkan masyarakat.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Nawawi

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Luapan sungai Bedadung Jember, Jawa Timur menerjang jembatan gantung Dusun Darungan, Desa Jubung  hingga terputus, Selasa (16/12/2025).

Jembatan gantung penghubung tiga kecamatan di Jember ini rusak, karena tertabrak barongan bambu yang dibawa aliran Sungai Bedadung pada, Senin malam (15/12/2025).

Insiden kerusakan bangunan tersebut juga beredar di media sosial.

Dalan video berdurasi 40 detik ketikan warga desa setempat sedang memantau situasi debit air di Sungai Bedadung.

Nampak dalam video tersebut, aliran sungai bengawan ini membawa material bambu dan menerjang jembatan gantung itu.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras Sejak Siang, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Jember

Dampak Kerusakan

Pantauan di lapangan, warga terpaksa harus mengunakan jalur memutar, sebab jembatan gantung yang biasa meraka lewati tidak bisa dilintasi.

"Jembatan ini merupakan penghubung tiga Kecamatan, yakni Ajung, Sukorambi dan Rambipuji," ujar Kepala Desa Jubung Bisma Pradana.

Baca juga: Ratusan Becak Listrik Prabowo Disalurkan untuk Lansia di Jember

Menurutnya, jembatan ini merupakan titik vital bagi masyarakat, sebab jalur distribusi hasil pertanian dan biasanya juga digunakan untuk mengantar anak sekolah  

"Tentunya dengan kerusakan jembatan yang parah ini, berdampak terhadap perekonomian warga desa setempat," ucap Bisma.

Harapan Warga

Bisma berharap, hal ini segera ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur ataupun pusat agar jembatan tersebut segera diperbarui.

"Karena jembatan ini vital, sebagai penghubung sarana transportasi dan ekonomi tiga kecamatan di Kabupaten Jember," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved