Sekda Jember Tegur Dinkes Buntut Keterlambatan Gaji ke-13 Pegawai Belasan Puskesmas
Sebanyak 12 Puskesmas di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dilaporkan belum mencairkan gaji ke-13 bagi para pegawainya.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 12 Puskesmas di Kabupaten Jember dilaporkan belum mencairkan gaji ke-13 bagi pegawai hingga pertengahan Juni 2026.
- Pemkab Jember dan Komisi D DPRD Jember meminta pencairan gaji ke-13 dituntaskan paling lambat Selasa (16/6/2026).
- Pj Sekda Jember Achmad Imam Fauzi mengaku telah menegur Kepala Dinas Kesehatan karena keterlambatan pembayaran
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sri Wahyunik
TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Sebanyak 12 Puskesmas di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dilaporkan belum mencairkan gaji ke-13 bagi para pegawainya.
Pemerintah Kabupaten Jember bersama Komisi D DPRD Jember meminta agar pembayaran tersebut dituntaskan paling lambat Selasa (16/6/2026).
Padahal, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026, pencairan gaji ke-13 telah dimulai sejak 2 Juni 2026.
Pj Sekretaris DAerah Kabupaten Jember Achmad Imam Fauzi mengakui masih adanya Puskesmas yang belum mencairkan gaji ke-13.
Berdasarkan informasi yang diterimanya hingga Minggu (14/6/2026), ada 19 Puskesmas yang belum mencairkan gaji ke-13. Namun data itu kemudian diperbarui oleh pihak Dinas KEsehatan menjadi 12 Puskesmas.
Fauzi mengakui sudah menegur kepala Dinas Kesehatan Jember akibat adanya Puskesmas yang belum mebayarkan gaji ke-13 tersebut.
"Saya menegur Kadinkes. Karena ini kebijakan nasional, maka mendekati masa tahun ajaran baru semua gaji ke-13 harus tuntas dibayarkan. Gaji ke-13 substansinya untuk masa tahun ajaran baru," ujar Fauzi.
Baca juga: Demo Indonesia Cemas Mahasiswa Jember Berakhir dengan Pakta Integritas, DPRD Janji Teruskan Aspirasi
Alasan Puskesmas belum mencairkan gaji ke-13 itu, kata Fauzi, karena belum ada instruksi dari pihak Dinas Kesehatan.
Sementara itu, Komisi D DPRD Jember akan mendalami penyebab belum dicairkannya gaji ke-13 di 12 Puskesmas tersebut.
"Karena ini tidak semua, kok ada yang bisa cepat, namun ada yang belum cair. Kami akan menindaklanjuti penyebabnya apa," ujar anggota Komisi D DPRD Jember Wahyu Prayudi Nugroho, Selasa (16/6/2026).
Pihaknya memberi waktu maksimal hari ini, gaji ke-13 itu harus sudah masuk ke rekening penerima.
Pria yang akrab dipanggil Nugi ini mengaku heran karena dari 50 Puskesmas se-Kabupaten Jember, hanya 12 yang belum mencairkan.
"Padahal dana BLUD mereka besar, bisa untuk menggaji pegawai. Tentu kami akan lakukan evaluasi kenapa pencarian ini telat. Mengingat gaji ke-13 ini ditunggu saat ini menjelang tahun ajaran baru anak sekolah," tegas Nugi.
Gaji ke-13 itu diberikan untuk seluruh ASN, termasuk ASN yang berstatus PPPK penuh waktu, dan paruh waktu.
Baca juga: Pamer Gaji ke-13, 4 ASN Jambi Dipanggil Inspektorat, Pemkot Ingatkan Gaji Bukan untuk Hura-hura
| Demo Indonesia Cemas Mahasiswa Jember Berakhir dengan Pakta Integritas, DPRD Janji Teruskan Aspirasi |
|
|---|
| Ratusan Mahasiswa Jember Gelar Demo, Soroti Kenaikan Harga BBM, Program MBG hingga UU Polri dan TNI |
|
|---|
| DPRD Jember Tunda Paripurna Bahas 6 Raperda, Antisipasi Demo Mahasiswa Bertajuk 'Indonesia Cemas' |
|
|---|
| Bulan Bung Karno di Jember Dikemas Kekinian, Ada Fun Run hingga Turnamen eSports |
|
|---|
| Pemkab Jember Permudah Layanan Calon Pekerja Migran, Tak Perlu Lagi ke Surabaya atau Malang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Achmad-Imam-Fauzi-soal-keterlambatan-gaji-ke-13-pegawai-belasan-puskesmas.jpg)