Layanan ATM Beras MAPAN di Kota Kediri, Bantuan Tepat Sasaran dan Bebas Antre
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati kembali menghadirkan inovasi dalam perlindungan sosial melalui peluncuran Program ATM Beras MAPAN
Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meluncurkan Program ATM Beras MAPAN untuk menyalurkan bantuan beras secara mandiri bagi keluarga kategori DTSEN desil 1-3.
- Program ini menjangkau 3.390 keluarga di 46 kelurahan, dengan setiap KPM menerima lima liter per bulan; peluncuran pertama mencakup jatah dua bulan sekaligus (10 liter).
- Mesin ATM Beras MAPAN merupakan hasil kolaborasi CSR 14 perusahaan dan lembaga pendidikan
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Luthfi Husnika
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati kembali menghadirkan inovasi dalam perlindungan sosial melalui peluncuran Program ATM Beras MAPAN yang digelar di Gedung Pertemuan Kelurahan Semampir, Senin (1/12/2025).
Program ini menjadi terobosan baru dalam penyaluran bantuan beras, sekaligus memperkuat sistem perlindungan bagi warga yang belum tersentuh bantuan pemerintah pusat.
Peluncuran ini menandai komitmen Pemkot Kediri untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama bagi keluarga dalam kategori DTSEN desil 1-3.
Para warga kini dapat mengambil beras secara mandiri melalui mesin ATM Beras MAPAN yang telah tersebar di 46 kelurahan. Total ada sekitar 3.390 keluarga penerima manfaat yang mendapatkan jatah bantuan tersebut.
Dalam acara tersebut, Wali Kota Vinanda menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 107 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kelurahan Semampir.
Mesin ATM beras yang digunakan merupakan bantuan CSR dari 14 perusahaan dan lembaga pendidikan, memperlihatkan kolaborasi kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan institusi pendidikan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Mbak Wali menegaskan bahwa seluruh mesin ATM Beras MAPAN sudah mulai beroperasi dan dapat diakses masyarakat sejak hari peluncuran. Setiap KPM berhak menerima lima liter beras per bulan, sementara pencairan kali ini mencakup jatah dua bulan sekaligus.
Baca juga: Hadirkan Inovasi Bansos Modern di Kediri, Wali Kota Vinanda Launching ATM Beras Mapan
"Masing-masing penerima mendapatkan 10 liter karena ini untuk November dan Desember," terangnya.
Wali Kota Kediri menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah meringankan beban ekonomi warga.
"Tujuannya untuk memastikan kesejahteraan masyarakat meningkat. Ini salah satu upaya kita membantu pemenuhan kebutuhan pokok. Pengambilan beras juga akan didampingi petugas, jadi tidak perlu khawatir. Bila tidak dibantu, segera laporkan ke saya," terangnya.
Angle menarik dari program ini adalah kemudahan akses dan teknologi yang digunakan.
Sistem ATM Beras MAPAN memungkinkan penyaluran bantuan dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan bebas antre.
Pemerintah menilai pendekatan ini sebagai langkah modernisasi perlindungan sosial sekaligus efisiensi dalam distribusi bantuan.
Dukungan dan respons positif juga datang dari warga. Salah satu penerima bantuan, Wati Wardaningtias, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut.
"Alhamdulillah, bahagia sekali bisa dapat bantuan ini. Baru kali ini dapat bantuan, langsung 10 liter. Semoga ke depan tetap ada dan membantu orang-orang kecil seperti kami," ungkapnya.
| Konsisten Salurkan Hewan Kurban, PWNU Jatim Apresiasi PDI Perjuangan: Simbol Persatuan Bangsa |
|
|---|
| Go Green saat Idul Adha, KOMPAK Berkurban Bagikan 1000 Paket Daging Kurban Tanpa Plastik |
|
|---|
| Kecelakaan di Tambak Langon Surabaya, Truk Trailer Tabrak Dump Truk, Arus Lalin Sempat Macet Parah |
|
|---|
| Siswa SMP Didatangi Polisi di Sekolah Setelah Iseng Telpon 110, Teriak Minta Tolong |
|
|---|
| Chord dan Lirik Lagu Penyangkalan - for Revenge, Sesunyi Rumah yang Ku Huni |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Wali-Kota-Kediri-Vinanda-Prameswati-saat-menghadiri-peresmian-ATM-Beras-Senin-1122025.jpg)