Satpol PP Turun Tangan usai Warga Laporkan ada Pria Diduga Linglung di Kediri

Satpol PP turun tangan setelah ada aduan masyarakat soal pria yang diduga linglung di Dusun Pucung, Desa Jambean, Kecamatan Kras, Senin (16/2/2026).

Penulis: Isya Anshori | Editor: Torik Aqua
Istimewa/Satpol PP Kediri
EVAKUASI - Satpol PP Kabupaten Kediri menindaklanjuti aduan masyarakat terkait keberadaan seorang pria diduga linglung yang berada di Dusun Pucung, Desa Jambean Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Senin (16/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  1. Satpol PP Kediri menindaklanjuti laporan warga terkait pria diduga terlantar.
  2. Pria tersebut berada di Dusun Pucung, Desa Jambean, Kecamatan Kras.
  3. Penanganan sementara diserahkan ke pemerintah desa dan keluarga.

 

TRIBUNJATIM.COM - Nasib pria diduga linglung kini ditangani oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri.

Satpol PP turun tangan setelah ada aduan masyarakat soal pria yang diduga linglung di Dusun Pucung, Desa Jambean, Kecamatan Kras, Senin (16/2/2026).

Pos Satpol PP Ngadiluwih menerima perintah untuk mengecek laporan warga.

Penanganan dilakukan sekitar pukul 13.10 WIB.

Baca juga: 30 PNS Bangkalan Kepergok Ngemall saat Jam Dinas, Satpol PP: ASN Harus Tertib, Tidak Masyarakat Saja

Petugas kemudian mendatangi lokasi guna memastikan kondisi yang bersangkutan sekaligus melakukan koordinasi dengan pihak setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio, mengatakan bahwa laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti sebagai bagian dari respons cepat terhadap persoalan sosial di lingkungan warga.

“Kami menerima aduan adanya orang terlantar. Anggota langsung kami arahkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan koordinasi,” kata Kaleb, Selasa (17/2/2026).

Di lokasi, personel Satpol PP berkoordinasi dengan warga sekitar, Ketua RT setempat, serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Dari hasil penelusuran, diketahui pria tersebut sebenarnya merupakan warga asli setempat.

Meski demikian, alamat yang tertera di KTP tidak sesuai dengan domisili saat ini.

Warga juga menyampaikan bahwa yang bersangkutan masih memiliki kerabat di sekitar lokasi, namun pihak keluarga disebut belum bersedia menampung.

“Berdasarkan informasi warga dan RT, yang bersangkutan masih punya keluarga di sekitar situ. Namun, untuk sementara belum bisa ditampung,” jelas Kaleb.

Permasalahan tersebut sebelumnya juga telah dilaporkan ke Dinas Sosial Kabupaten Kediri.

Setelah dilakukan koordinasi lanjutan, Dinsos menyampaikan bahwa karena yang bersangkutan masih memiliki keluarga dekat, penanganan sementara diserahkan kepada pemerintah desa dan pihak keluarga.

“Karena masih ada keluarga yang bermukim di dekat lokasi, penanganan awal diserahkan ke pemerintah desa dan keluarga. Kami tetap melakukan pemantauan,” tambahnya.

Satpol PP menegaskan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kondisi pria tersebut tetap terpantau dan tidak menimbulkan persoalan sosial baru di lingkungan warga.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved