Pemkot Kediri Dorong Standar Laboratorium yang Setara Melalui Rakerwil VII PATELKI

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan pentingnya kesetaraan standar kualitas laboratorium medik di Jawa Timur.

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Alga W
Dok Pemkot Kediri
PATELKI - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) VII Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI). Rakerwil berlangsung di Auditorium IIK Bhakti Wiyata, Sabtu (25/04/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Kediri menekankan bahwa tenaga laboratorium memiliki posisi vital dalam sistem layanan kesehatan.
  • Terutama dalam menghasilkan data yang akurat untuk diagnosis dan terapi.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Melia Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan pentingnya kesetaraan standar kualitas laboratorium medik di Jawa Timur saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) VII Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI), Sabtu (25/4/2026) lalu.

Kegiatan yang digelar di Auditorium IIK Bhakti Wiyata tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat peran tenaga laboratorium dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Baca juga: Polemik Mandeknya Alun-alun Kota Kediri, Tokoh Masyarakat Desak Pembangunan Segera Dilanjutkan

Kota Kediri sendiri dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rakerwil VII.

Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali ini menekankan bahwa tenaga laboratorium memiliki posisi vital dalam sistem layanan kesehatan, terutama dalam menghasilkan data yang akurat untuk diagnosis dan terapi.

"PATELKI memiliki peran yang penting dalam sistem pelayanan kesehatan. Keakuratan hasil laboratorium oleh kualitas laboratorium. Dan laboratorium ini termasuk garda terdepan dalam pelayanan kesehatan," kata Vinanda.

Ia menjelaskan, hasil kerja tenaga laboratorium menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan medis.

Oleh karena itu, kualitas dan profesionalisme tenaga laboratorium harus terus dijaga dan ditingkatkan.

"Harapan saya standar kualitas laboratorium di Jawa Timur ini bisa sama. Sehingga laboratorium di Jawa Timur ini bisa jadi pilihan utama. Tentu ini butuh dukungan dan kolaborasi semua pihak," ungkapnya.

Lebih lanjut, Vinanda menyebut bahwa transformasi sektor kesehatan menuntut adanya kolaborasi lintas pihak serta penguatan kompetensi sumber daya manusia, termasuk organisasi profesi seperti PATELKI.

Menurutnya, organisasi yang sehat dan adaptif akan mampu menjadi wadah penguatan anggota sekaligus mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan.

"Melalui Rakerwil ini, diharapkan lahir program-program yang adaptif, inovatif, dan responsif sesuai kebutuhan zaman," terangnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kediri untuk membuka ruang sinergi dengan berbagai pihak dalam memperkuat sistem kesehatan daerah.

"Kami percaya, ketika SDM kesehatan kuat, maka sistem kesehatan daerah juga akan semakin kuat," pungkasnya.

Rakerwil VII PATELKI Jawa Timur ini turut dihadiri Ketua DPW PATELKI Jawa Timur Luki Herli, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hery Purnomo, Plt Kepala Dinas Kesehatan Hamida, Rektor IIK Bhakti Wiyata Kediri Muhammad Zainuddin, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved