Virus Corona di Surabaya

Terimbas Covid-19, Pusat Grosir Surabaya (PGS) Bakal Ditutup selama Dua Minggu

Tak hanya Pasar Kapasan Surabaya yang dikarantina lantaran virus Corona (Covid-19). Namun juga Pusat Grosir Surabaya (PGS).

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Dwi Prastika
Tribunjatim.com/Aulia Fitri H
ILUSTRASI - Situasi di toko PGS yang sepi pengunjung, Kamis (2/2/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tak hanya Pasar Kapasan Surabaya yang dikarantina lantaran virus Corona (Covid-19).

Sebab, Pusat Grosir Surabaya (PGS) juga bakal ditutup selama 14 hari ke depan.

Rencananya, penutupan itu bakal dilakukan mulai Minggu (5/4/2020) besok.

"Seluruh pedagang diminta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” kata Koordinator Protokol Komunikasi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, M Fikser, Sabtu (4/4/2020).

UPDATE CORONA di Jatim Sabtu 4 April, Surabaya Bertambah 33, Lonjakan Pasien di Lamongan

Jelang Penutupan Pasar Kapasan Surabaya, Pedagang Mulai Kemas-Kemas Dagangan

Dari surat edaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, dikabarkan terdapat beberapa orang yang biasa beraktivitas di sana didiagnosa Covid-19.

Atas rencana penutupan itu, M Fikser menyebut, pihaknya sebelumnya telah melakukan koordinasi dengan General Manajer PGS.

Sementara ditutup, mantan Kabag Humas Pemkot Surabaya itu mengatakan, pihaknya bakal mengintensifkan upaya penyemprotan disinfektan.

Meskipun selama ini telah dilakukan, namun upaya itu kini makin ditingkatkan.

"Penyemprotan lagi, supaya tidak semakin banyak warga yang terkena,” paparnya.

Pasar Kapasan Surabaya Tetap Ditutup Meski Pedagang Menolak: Pisahkan Ilmu Kesehatan dan Ekonomi

Pasar Kapasan Surabaya Tutup 14 Hari Gegara Virus Corona, 2 Ribu Pedagang Diprediksi Terdampak

Penutupan pasar itu, memang sedikit banyak bakal menimbulkan reaksi, utamanya dari pedagang.

Sehingga, Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Eddy Christijanto, mengatakan, pihaknya bakal terus melakukan edukasi kepada para pedagang.

"(Edukasi) maksud dan tujuan dari diadakannya karantina ini,” kata Eddy Christijanto saat dikonfirmasi terpisah.

Linmas Surabaya Jamin Segera Bantu Penutupan Pasar Kapasan Surabaya

Ikuti Arahan Social Distancing, Persebaya Store Tutup Sementara, Penjualan Beralih ke Online

Apalagi menurutnya, hal ini sudah sesuai dengan protokol kesehatan dalam penanganan pandemi Covid-19. Yakni, bila dalam satu lokasi terdapat yang terkonfirmasi Covid-19, maka lokasi itu akan dikarantina terbatas selama 14 hari.

"Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19," paparnya.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved