Angin Kencang Terjang 15 Rumah di Bantur Malang, Kerugian Capai Rp 30 Juta

berdasarkan hasil pendataan sementara ada 15 rumah warga mengalami kerusahan. Rata-rata kerusakan terjadi pada bagian teras rumah

Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Samsul Arifin
Istimewa
RUSAK - Kondisi rumah warga di Dusun Balong, Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang pasca diterjang angin kencang, Senin (23/2/2026) sore.  
Ringkasan Berita:
  • 15 rumah warga di Dusun Balong, Desa Rejoyoso, Bantur, Kabupaten Malang rusak akibat angin kencang.
  • Tidak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 30 juta.
  • BPBD Kabupaten Malang masih melakukan pendataan dan asesmen kebutuhan warga.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Luluul Isnainiyah

TRIBUNJATIM.COM, MALANG -  Angin kencang menerjang Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (23/2/2026) sore. 

Sebanyak 15 rumah warga di Dusun Balong, Desa Rejoyoso dilaporkan rusak. 

Akibatnya mengalami kerusakan dengan total keseluruhan mengalami kerugian hingga Rp 30 juta. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan peristiwa ini terjadi sekira pukul 16.00 WIB. Kemudian baru dilaporkan pukul 19.50 WIB. 

Baca juga: Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Kawasan Stadion Gelora Bangkalan Madura

Kerusakan dan Dampak

"Berdasarkan hasil informasi, terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga deras disertai angin kencang sejak pukul 16.00 WIB di wilayah Desa Rejoyoso dan sekitarnya," kata Sadono. 

Dari laporan tersebut, petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Malang segera mendatangi lokasi. Kemudian dialakukan assessment dan pendataan terkait rumah warga yang rusak.

Baca juga: Menu MBG SMPN 6 Kota Malang Selama Ramadan Diganti Telur, Kurma, Kacang, & Roti, Siswa: Simple

Ia menyebutkan, berdasarkan hasil pendataan sementara ada 15 rumah warga mengalami kerusahan. Rata-rata kerusakan terjadi pada bagian teras rumah. Selain itu tiga pohon terpantau tumbang

Sampai dengan saat ini, petugas masih melakukan pendataan di lokasi. Termasuk mendata kebutuhan mendesak yang dibutuhkan oleh warga terdampak. 

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya saja nilai kerugiaan materiil diperkiraan mencapai Rp 30 juta," tukasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved