Idul Adha 2026

Jadwal Cuti Bersama Idul Adha 2026, Bisa Libur 4 Hari Menurut SKB 3 Menteri

Hari Raya Idul Adha diperingati setiap tanggal 10 Zulhijah dalam kalender Hijriah, atau sekitar 70 hari setelah Idul Fitri. 

Tayang:
Editor: Ani Susanti
Tribunnews.com/Herudin
HARI RAYA IDUL ADHA - Foto ilustrasi. Inilah jadwal cuti bersama Hari Raya Idul Adha 2026. 

TRIBUNJATIM.COM - Inilah jadwal cuti bersama Hari Raya Idul Adha 2026.

Hari Raya Idul Adha diperingati setiap tanggal 10 Zulhijah dalam kalender Hijriah, atau sekitar 70 hari setelah Idul Fitri. 

Hari besar ini juga dikenal sebagai Lebaran Haji, karena bertepatan dengan pelaksanaan ibadah haji di Makkah, salah satu rukun Islam yang wajib bagi yang mampu.

Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu momen paling penting dalam kalender Islam yang selalu dinantikan umat Muslim di seluruh dunia. 

Perayaan ini tidak hanya identik dengan penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sarat makna spiritual tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepatuhan total kepada Allah SWT.

 
Pada tahun 2026, Idul Adha kembali menjadi momen yang dinantikan karena berpotensi menghadirkan libur panjang. 

Namun, kepastian tanggalnya tetap menunggu penetapan resmi pemerintah. 

Di sisi lain, cuti bersama menjadi bagian penting dalam perencanaan waktu masyarakat, karena memberikan tambahan hari libur di luar hari libur nasional.

Cuti bersama sendiri merupakan kebijakan pemerintah yang diatur melalui kesepakatan lintas kementerian yang dikenal sebagai SKB 3 Menteri, yaitu keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri PAN-RB. 

Aturan ini menjadi acuan resmi kalender libur nasional dan cuti bersama setiap tahun.

Menurut SKB 3 Menteri

Berdasarkan ketentuan resmi dalam SKB 3 Menteri Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, Nomor 5 Tahun 2025, pemerintah telah menetapkan jadwal libur Idul Adha tahun 2026 secara rinci.

Dalam keputusan tersebut, cuti bersama Idul Adha 2026 jatuh pada Kamis, 28 Mei 2026.

Sementara itu, hari libur nasional Idul Adha ditetapkan pada Rabu, 27 Mei 2026.

Penetapan ini bukan sekadar informasi administratif, tetapi juga menjadi dasar penting bagi instansi pemerintah, sekolah, perusahaan, hingga masyarakat umum dalam mengatur agenda kerja, perjalanan, dan aktivitas keluarga jauh-jauh hari.

Salah satu hal yang membuat Idul Adha 2026 terasa istimewa adalah adanya peluang long weekend yang cukup panjang. 

Dengan sedikit pengaturan, masyarakat dapat menikmati waktu istirahat lebih lama dari biasanya.

Baca juga: Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 2026, Simak Niat dan Keutamaannya

Rangkaian libur tersebut dapat tersusun sebagai berikut:

Rabu, 27 Mei 2026: Libur nasional Idul Adha

Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama

Jumat, 29 Mei 2026: Cuti tahunan (opsional)

Sabtu–Minggu, 30–31 Mei 2026: Akhir pekan

Dengan skema ini, libur dapat terasa lebih panjang dan memberikan ruang untuk berbagai aktivitas, mulai dari mudik, berwisata, hingga sekadar beristirahat bersama keluarga di rumah.

Penentuan awal Zulhijah dan Hari Raya Idul Adha oleh pemerintah Indonesia dilakukan dengan pendekatan ilmiah dan keagamaan sekaligus. 

Kementerian Agama RI menggunakan dua metode utama, yaitu hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal secara langsung), dikutip dari https://kotasemarang.baznas.go.id/.

Selain itu, pemerintah juga mengacu pada standar baru MABIMS, yaitu kriteria visibilitas hilal dengan tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. 

Jika kriteria ini terpenuhi, maka awal bulan Hijriah dapat ditetapkan.

Baca juga: Kurban Online untuk Idul Adha 2026, Apakah Sah? ini Penjelasan Hukum Islam

Seluruh proses tersebut kemudian dibahas dalam sidang isbat yang digelar menjelang akhir bulan Zulkaidah. 

Sidang ini menjadi forum resmi penentuan tanggal penting dalam kalender Islam di Indonesia.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, awal Zulhijah 1447 H diperkirakan jatuh pada 18 Mei 2026. 

Dengan demikian, Idul Adha 2026 diprediksi jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Berbeda dengan pemerintah yang menunggu hasil sidang isbat, Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan tanggal Idul Adha 2026 secara pasti.

Melalui Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, Hari Raya Idul Adha 1447 H ditetapkan pada Rabu, 27 Mei 2026.

Penetapan ini menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal yang dikembangkan Majelis Tarjih dan Tajdid, serta mengacu pada konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). 

Karena itu, keputusan Muhammadiyah bersifat tetap dan tidak berubah oleh hasil rukyat.

Artikel ini sebelumnya telah tayang di Tribunnews.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved