Peringati HPSN, PDIP dan BMI Bondowoso Bagi Bibit Pohon serta Takjil Tanpa Plastik Gratis

DPC PDIP dan Banteng Muda Indonesia (BMI) Bondowoso membagikan ratusan bibit pohon dan takjil kepada pengendara

Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Sudarma Adi
TribunJatim.com/Sinca Ari Pangistu
AKSI - Ketua DPC PDIP Bondowoso, Sinung Sudrajat bersama pengurus DPC PDIP dan BMI Bondowoso saat membagikan bibit dan takjil di tengah hujan di Jalan Ahmad Yani, tepat di depan Kantor DPC PDIP Bondowoso, Sabtu (21/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Acara: Pembagian takjil dan bibit pohon dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).
  • Lokasi: Jalan Ahmad Yani, Bondowoso.
  • Inovasi: Penggunaan kemasan paper bag dan paper bowl (non-plastik).

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sinca Ari Pangistu

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - DPC PDIP dan Banteng Muda Indonesia (BMI) Bondowoso membagikan ratusan bibit pohon dan takjil kepada pengendara yang melintas saat ngabuburit di Jalan Ahmad Yani, Sabtu (21/2/2026).

​Sekitar 250 paket takjil yang dibagikan menggunakan wadah non-plastik, seperti mangkuk kertas yang dimasukkan ke dalam tas kertas (paper bag). Adapun bibit yang dibagikan terdiri dari bibit pohon alpukat dan petai.

​Aksi yang dilakukan di tengah hujan deras tersebut merupakan upaya edukasi untuk meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan serta mengurangi penggunaan plastik dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun ini.

Baca juga: Sering Sasar Kinder Joy dan Sosis, Maling Berjaket Hitam Bikin Resah Warga Bondowoso

​Ketua DPC PDIP Bondowoso, Sinung Sudrajat, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan komitmen partai politiknya untuk ikut andil dalam upaya pelestarian alam dan menjaga ekologi.

​Selain itu, pihaknya ingin mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan bahwa banjir dan tanah longsor bukanlah sekadar musibah biasa.

Menurutnya, bencana yang sesungguhnya adalah hilangnya kepedulian manusia terhadap semesta.

​"Kami mengedukasi bahwa plastik sangat tidak bersahabat (dengan lingkungan). Kalaupun terpaksa menggunakan plastik, maka harus dipilih untuk dikelola menjadi bahan yang berguna," ujarnya.

​Sinung menambahkan, partai berlogo banteng moncong putih tersebut selama ini terus berkolaborasi dengan Komunitas Sarkaspace di Bondowoso untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah.

Ia menilai, persoalan sampah sejauh ini masih belum dianggap sebagai isu penting oleh sebagian masyarakat.
​Padahal, jika sampah tidak dikelola dengan baik, hal tersebut akan memicu bencana.

​"Karenanya, tata kelola persampahan mau tidak mau wajib untuk dilaksanakan," urainya.

​Ia berharap Surat Edaran (SE) Bupati tentang penggunaan plastik dan pengelolaan sampah dapat diimplementasikan sepenuhnya oleh masyarakat.

Baca juga: Kelewatan, Sembako untuk Menu Sahur Malah Dicuri Maling di Bondowoso, Pelaku Terekam CCTV

​"Terdapat Perda atau Perbup tentang penggunaan bahan plastik. Kemudian ada aturan bupati yang mengatur denda Rp50 juta bagi mereka yang membuang sampah sembarangan," pungkasnya.

 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved