Said Abdullah Ingatkan Kader PDIP Tetap Hadir di Tengah Wong Cilik
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menegaskan bahwa eksistensi partai politik ditentukan oleh kehadiran kader
Ringkasan Berita:
- Penutupan Safari Konsolidasi: Kabupaten Lumajang resmi menjadi daerah penutup dari seluruh rangkaian Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan yang digelar di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.
- Esensi Partai: Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, MH Said Abdullah, menegaskan bahwa eksistensi parpol tidak diukur dari simbol atau seremonial, melainkan dari kehadiran nyata para kader di tengah kaum marhaen dan masyarakat bawah.
TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menegaskan bahwa eksistensi partai politik ditentukan oleh kehadiran kader di tengah rakyat, bukan semata-mata oleh kekuatan simbol, atribut, maupun agenda seremonial organisasi.
Pesan tersebut disampaikan Said Abdullah saat membuka pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Lumajang di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Lumajang, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan itu sekaligus menjadi penutup rangkaian Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Baca juga: PDI Perjuangan Jombang Bidik 14 Kursi DPRD di Pemilu 2029, Bakal Perkuat Basis Pedesaan
Menurut Said, Musancab bukan sekadar agenda konsolidasi internal partai, melainkan momentum untuk memastikan seluruh struktur organisasi memiliki orientasi yang sama, yakni bekerja dan hadir untuk rakyat.
“Eksistensi partai ditentukan oleh kehadiran kita di tengah rakyat, hadir di tengah kaum marhaen, hadir di tengah anak-anak yatim piatu yang nyata ada di setiap desa. Itulah makna penting kehadiran kita,” tegas Said Abdullah.
Jaga Marwah Sebagai "Partainya Wong Cilik"
Ketua Badan Anggaran DPR RI itu menekankan, sebagai partai wong cilik, PDI Perjuangan memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk selalu berada di garis depan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil.
Karena itu, seluruh kader dan pengurus partai diminta tidak hanya aktif menjalankan agenda organisasi, tetapi juga turun langsung mendengar aspirasi masyarakat, memahami persoalan yang dihadapi warga, dan ikut menjadi bagian dari solusi.
“Kita ini partainya wong cilik. Eksistensi partai ditentukan oleh kita semua, ditentukan oleh sejauh mana kita tetap solid dan terus berada di tengah-tengah rakyat,” ujarnya.
Said menambahkan, tuntasnya Musancab di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur bukanlah akhir dari proses konsolidasi organisasi.
Setelah pembentukan dan penguatan struktur PAC selesai, partai akan melanjutkan agenda Musyawarah Ranting (Musranting) di seluruh wilayah Jawa Timur.
Menurutnya, penguatan organisasi hingga tingkat paling bawah menjadi langkah penting untuk memastikan partai tetap hidup, kuat, dan mampu menjalankan fungsi pengabdian kepada masyarakat.
“Setelah ini, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mempersiapkan Musyawarah Ranting di seluruh DPC se-Jawa Timur. Kita bersama-sama memastikan, dengan semangat gotong royong, konsolidasi partai tahun 2026 dapat kita tuntaskan. PDI Perjuangan harus memiliki struktur yang tetap, kuat, dan hidup hingga tingkat RW,” katanya.
Kabupaten Lumajang dipilih sebagai lokasi penutup rangkaian Musancab karena menjadi daerah terakhir yang melaksanakan proses konsolidasi tingkat PAC.
Dengan selesainya agenda tersebut, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk melanjutkan penguatan organisasi secara berjenjang hingga tingkat ranting dan anak ranting.
Langkah itu diharapkan menjadi fondasi bagi partai untuk terus memperluas pengabdian kepada masyarakat, memperkuat kedekatan dengan rakyat, serta memastikan PDI Perjuangan tetap hadir sebagai partai wong cilik yang bekerja dan berjuang bersama masyarakat.
PDI Perjuangan
PDI Perjuangan Jawa Timur
Said Abdullah
musyawarah anak cabang (Musancab)
Lumajang
TribunJatim.com
| Ramalan Cuaca Jatim Minggu 14 Juni 2026, Hampir Seluruh Daerah Cerah Berawan |
|
|---|
| Tiap Hari Kakek Parjo Keliling Jualan Sate Ayam Nyambi Ngurus Ladang, Ingin Tetap Kerja Selagi Mampu |
|
|---|
| Chord dan Lirik Lagu Jangan Buang Aku - Rizky Febian OST Jangan Buang Ibu: Kapan Kalian Datang? |
|
|---|
| Chord dan Lirik Lagu Gurun Hujan - Juicy Luicy: Apa Akan Ada Waktunya? Apa Sudah Habis Masanya? |
|
|---|
| Chord Gitar dan Lirik Lagu Foto Kita Blur - Sal Priadi: Foto Kita Blur, Kini Memorinya Ku Dekap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Said-Abdullah-saat-membuka.jpg)