Berita Entertainment
Aktor Senior Diding Boneng Terancam Tunawisma Setelah Rumah Warisan Orang Tuanya Ambruk
Aktor senior Diding Boneng mengenang rumah masa kecilnya yang terancam ambruk karena sudah tua usia bangunannya.
Penulis: Ignatia | Editor: Ignatia Andra
Ringkasan Berita:
- Sudah jarang tampil di layar kaca karena telah pensiun dan kini semakin tua, kehidupan aktor Diding Boneng baru-baru ini terungkap
- Rumahnya yang sudah dihuni bertahun-tahun ambruk dan tak lagi layak dihuni
- Rumah tersebut hasil warisan orang tua kepada Diding Boneng
TRIBUNJATIM.COM - Diding Boneng yang pernah viral melegenda di era 80-90an belakangan memperlihatkan kehidupannya yang miris.
Aktor senior Diding Boneng nyaris jadi tunawisma sebab rumah orang tua yang ia tinggali itu berangsur ambruk dan roboh.
Bagaimana tidak, bangunan rumah tersebut sudah tua dimakan usia.
Diding Boneng pun mengakui bahwa rumah yang ditinggalinya itu adalah warisan peninggalan orang tuanya.
Di masa tuanya, Diding Boneng harus menghadapi kenyataan pahit terkait kondisi tempat tinggalnya, yang ambruk karena usia rumahnya sudah tua.
Rumah warisan orangtua di Kawasan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat yang telah ditempati Diding Boneng selama puluhan tahun, mengalami kerusakan parah hingga sebagian atapnya ambruk.
Diding Boneng tampak tak bisa menyembunyikan kesedihannya saat menceritakan detik-detik atap rumahnya roboh.
Boneng bahkan secara terbuka mengungkapkan rasa bersalahnya kepada mendiang orangtuanya karena merasa gagal merawat rumah peninggalan tersebut.
"Nah sekarang kan tinggal saya yang jalanin sendiri. Okelah gitu. Tapi dengan (kondisi) kayak gini, aduh saya merasa bersalah sama orang tua saya," kata Diding Boneng penuh penyesalan.
Baca juga: Samuel dan Yasin Ditangkap, Nenek Elina Tersenyum Ratapi Puing Rumahnya: Terima kasih
Merasa berdosa
Boneng merasa berdosa karena tidak bisa menjaga amanah untuk merawat rumah peninggalan tersebut dengan baik.
"Karena kok saya enggak rawat gitu lho. Makanya tadi saya bilang, saya salah, saya salah," ucapnya berulang kali.
Pria berusia 75 tahun ini menceritakan, bagaimana kamar anaknya menjadi titik awal kerusakan yang nyaris membahayakan keselamatan keluarganya.
"Oh ini awalnya kamar (anak). Iya, ini kamar anak saya. Awalnya ada bunyi- unyi kayu keropos gitu, dia langsung keluar kamar," jelasnya.
"Jadi anak saya lari ke sana (belakang), sampai situ jatuh lagi (atapnya) di belakang. Lari lagi ke depan. Begitu-gitu kejadiannya," sambungnya.
Kerusakan rumah merambat
Menurut Boneng, kerusakan rumahnya dengan lebar 10 meter dan panjang 25 meter itu merembet dengan cepat dari bagian belakang hingga ke depan, atap rumahnya Ambruk seketika.
"Jadi ini awalnya ke belakang, kemudian ke depan. Kamar ini habis, enggak ada sisa. Jatuh bruk gitu," ungkapnya menggambarkan suara reruntuhan.
"Tuh ke sana terus itu dapur. Nah, ini juga kamar. Terus kamar mandi, toilet apa semua ke belakang. Rumah ini panjang," tambahnya.
Bagi Diding Zeta, memiliki rumah seluas itu di usianya yang tak lagi muda justru menjadi beban tersendiri, terutama dalam hal biaya perawatan dan tenaga.
"Jadi risikonya kalau berbenah rumah ini, jadi berat. Karena apa? Kebesaran. Kalau rumah-rumah tanggung atau kecil mungkin enggak terlalu masalah. Ini buat kita, buat saya masalah besar. 200 meter lebih dengan kamar yang (jumlahnya) 4 atau 5 kurang lebih," terangnya.
Rumah orang tuanya kini sudah tak beratap, Boneng mengenang kehidupannya sejak kecil di kediamannya itu.
Baca juga: Dana Perbaikan Jembatan Akses Tongkang Batu Bara Rp 35 Miliar, 5 Orang Tewas usai Insiden Putus
Diding Boneng nangis ingat kenangan
Momen emosional pecah saat Diding Boneng mengenang sejarah rumah tersebut.
Rumah itu bukan sekadar bangunan, melainkan saksi bisu perjalanan hidup keluarganya dari generasi ke generasi.
"Zaman kan... ini dari Kakek, Bapak orang tua, sampai ke saya. Banyak kehidupan yang kita jalani sama Ibu Bapak, sama orang tua ya di sini semua. Baik apa, senangnya, susahnya, semuanya di sini pada waktu orang tua saya masih ada," kenangnya.
Ketika ditanya mengenai sudut favorit di rumah tersebut, Boneng menunjuk area yang dulunya merupakan ruang tengah namun kini telah berubah fungsi menjadi kamar.
Di sanalah ia menghabiskan masa kecil hingga meniti karier sebagai aktor.
"Ini kan tadinya ruang tengah, terus dijadiin kamar. Nah ketika ini jadi ruang tengah, ini banyak sekali (kenangan)," ujarnya.
Ruangan itu menjadi saksi bisu perjuangan Diding Boneng menghafal naskah film yang kemudian melambungkan namanya.
"Dari saya kecil artinya main di ruang tengah, terus sampai saya besar, sampai saya kerja, sampai menghafal apa ketika saya sudah bisa syuting atau apa," ujar Diding Boneng.
"Ya ini ruang tengah ini yang sekarang jadi kamar. Seperti itu artinya yang paling punya kesan sama saya," sambungnya.
Berita viral lainnya
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
| Balasan Ruben Onsu usai Klarifikasi Sarwendah soal Nafkah Rp200 Juta, Soroti Harga Diri |
|
|---|
| Kronologi Heru Jejak Si Gundul Tersembur Bisa Kobra saat Aksi Penyelamatan, Tak Bisa Melihat 18 Jam |
|
|---|
| Klarifikasi Sarwendah soal Remehkan Nafkah Rp200 Juta dari Ruben Onsu hingga Ucap Kata Kasar |
|
|---|
| Nur Rohmah ART Erin Kabur dari Rumah, Dipaksa Majikan Bohong saat Jadi Saksi sampai Ketakutan |
|
|---|
| Sosok Abdullah Tsaqib Suami Adhisty Zara, Musisi Asal Bandung yang Kini Menanti Anak Pertama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Sosok-Diding-Boneng-aktor-senior-yang-rumahnya-hendak-ambruk.jpg)