Tulis Pengalaman Jadi Korban Grooming dalam Buku 'Broken Strings', Aurelie Moeremans Dapat Teror

Mulai muncul teror dialami Aurelie Moeremans dari pihak yang tak bertanggung jawab dan tersinggung oleh buku Broken Strings tersebut.

Tayang:
Penulis: Alga | Editor: Alga W
Instagram/aurelie
GROOMING - Aurelie Moeremans pernah mendapatkan perlakuan buruk sampai grooming dari artis senior terkenal. Kini ia menuliskan pengalamannya tersebut dalam buku 'Broken Strings'. 

TRIBUNJATIM.COM - Buku berjudul Broken Strings yang ditulis artis Aurelie Moeremans tengah menjadi sorotan.

Ia membagikan gratis buku Broken Wings yang berisi kisah personal tentang luka batin dan proses penyembuhan yang dialaminya.

Namun sejak bukunya viral dan banjir dukungan, mulai muncul teror dialami Aurelie Moeremans dari pihak yang tak bertanggung jawab dan tersinggung oleh buku tersebut.

Baca juga: Tak Terima Ditegur usai Diduga Mencuri di Minimarket, Pemuda Aniaya Lansia sampai Terkapar & Tewas

Atas alasan tersebut, Aurelie Moeremans tidak lagi mengunggah ulang dukungan dari teman maupun rekan sesama artis atas buku terbarunya.

Keputusan ini diambil bukan karena kurang menghargai, melainkan upaya melindungi agar pendukungnya tidak ikut menjadi sasaran teror.

Aurelie Moeremans bercerita pernah mengunggah ulang dukungan dari Hesti Purwadinata terkait buku Broken Strings

Setelah unggahan tersebut dibagikan ulang, Hesti Purwadinata dan suaminya, Edo Borne, justru menerima ancaman dari orang tak dikenal.

Ancaman tersebut sudah sampai ke pesan WhatsApp di nomor pribadi Edo Borne.

"Sampai sekarang, Teh Hesti dan suaminya masih terus diancam, dari direct message hingga pesan di WhatsApp," kata Aurelie Moeremans, dikutip dari Warta Kota, Senin (12/2/2026).

Meski ancaman tersebut tidak ditanggapi, Aurelie Moeremans menilai situasi itu tetap mengganggu dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

"Kalau aku yang diancam, aku bisa terima, tapi kalau sampai orang lain ikut kena hanya karena berdiri di sampingku, itu berat," tegas dia.

Ia menyadari bahwa unggahan ulang justru bisa membuka identitas para pendukungnya ke pihak-pihak yang berniat buruk.

Aurelie Moeremans tetap membaca, menghargai, dan merasakan seluruh doa serta dukungan yang diberikan kepadanya. 

Adapun buku Broken Strings mengisahkan pengalaman pribadi sebagai korban grooming sejak usia remaja, sekaligus jadi ruang penyembuhan dan edukasi bagi perempuan muda.

Grooming sendiri merupakan istilah yang menggambarkan kondisi ketika seorang anak atau remaja berada di bawah manipulasi dan pengaruh orang yang lebih dewasa, baik secara emosional maupun psikologis.

Grooming yang dialami Aurelie tersebut dapat berarti pemikatan atau kekerasan seksual.

Ia menjadi korban grooming di usia remaja, pengalaman yang kini ia bagikan sebagai bentuk keberanian sekaligus penguatan bagi para penyintas lainnya.

Melalui akun Instagram pribadinya, Aurelie mengungkapkan alasan di balik keputusannya menulis dan merilis buku tersebut.

Salah satu faktor terbesarnya adalah dukungan penuh dari sang suami, Tyler Bigenho.

"Banyak yang bilang terima kasih karena aku nulis buku ini, tapi sebenarnya aku juga harus bilang makasih ke suamiku, @drtylerbigenho. Dia yang dari awal percaya ceritaku bisa jadi sesuatu yang baik dan berarti buat banyak gadis muda lainnya," tulis Aurelie, dikutip dari Kompas.com, Minggu (11/1/2026).

Baca juga: Terpincut Guru Olahraga, Istri Bunuh Suami Demi Klaim Asuransi Rp3,7 M, Dibantu Kekasih Gelapnya

Aurelie mengaku tidak menyangka bukunya mendapat perhatian luas dari publik.

Ia menerima banyak pesan dari pembaca yang merasa terbantu setelah membaca kisah yang ia tulis.

"Makasih banget buat semua yang udah reach out setelah baca bukuku #brokenstrings," lanjutnya.

Dalam unggahannya, Aurelie juga menyebut sang suami sangat bangga terhadap dirinya

Tyler juga bersikap protektif setelah mengetahui pengalaman masa lalu sang istri.

"Dia bangga dengan aku dan pastinya gak terima dulu aku pernah diperlakukan seperti itu," tulis Aurelie.

Tanpa Romantisasi

Dalam buku Broken Strings, Aurelie menceritakan secara jujur bagaimana dirinya mengalami manipulasi, kontrol, hingga akhirnya menjalani proses pemulihan sebagai korban.

"Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri," tulis Aurelie.

Ia menegaskan bahwa buku ini ditulis sepenuhnya dari sudut pandangnya sebagai korban.

Aurelie menuliskan kisahnya tersebut tanpa romantisasi terhadap pengalaman traumatis yang dialami.

Buku Broken Strings dapat diperoleh secara gratis melalui tautan yang dibagikan Aurelie di media sosialnya.

Dalam bab awal buku tersebut, Aurelie mengisahkan pertemuannya dengan seorang pria bernama Bobby (nama samaran) yang ditemuinya di lokasi syuting.

Pertemuan tersebut menjadi awal dari proses grooming yang kemudian berdampak besar dalam hidupnya.

Melalui buku ini, Aurelie berharap kisahnya dapat menjadi pengingat sekaligus penguat bagi perempuan muda agar lebih waspada serta berani bersuara.

Aurelie Moeremans mengaku dulu memiliki kebiasaan klepto gara-gara melihat ulah ibu.
Aurelie Moeremans (Instagram/aurelieowreally)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
Live
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved