Berita Entertainment
Ratu Sofya Klarifikasi Polemik Honor Syuting Film, Bantah Somasi Ibu Kandung
Ratu Sofya membantah kabar dirinya melayangkan somasi kepada ibu kandung terkait persoalan honor film Dosa.
Ringkasan Berita:
- Ratu Sofya membantah kabar dirinya melayangkan somasi kepada ibu kandung terkait persoalan honor film Dosa.
- Ia menegaskan tidak pernah menempuh jalur hukum terhadap kedua orang tuanya.
- Kuasa hukum Ratu menjelaskan surat yang dikirim kepada ayahnya hanyalah surat pernyataan dan penegasan untuk merespons somasi dari HAS Pictures, bukan somasi yang mengandung ancaman hukum.
TRIBUNJATIM.COM - Aktris muda Ratu Sofya akhirnya angkat bicara mengenai rumor yang belakangan ramai diperbincangkan terkait hubungannya dengan keluarga.
Pemeran film Dosa itu membantah tudingan yang menyebut dirinya mengambil langkah hukum berupa somasi terhadap ibu kandungnya sendiri.
Isu tersebut sebelumnya dikaitkan dengan persoalan honor kerja sama dalam proyek film yang diproduksi Irish Bella bersama HAS Pictures.
Permasalahan ini mencuat setelah pihak rumah produksi menyinggung adanya sikap yang dianggap kurang profesional dari sang aktris.
Bahkan, tim produksi dikabarkan sempat melayangkan somasi karena Ratu disebut tidak mengikuti agenda promosi film yang telah dijadwalkan.
Baca juga: Sosok Boby Tince Artis Tinggal di Kaki Gunung usai Kena Tipu Rp2 Miliar, Semua Aset Dijual
Bantah Somasi Ibu Perkara Honor Main Film
Menanggapi kabar yang berkembang, Ratu Sofya muncul ke hadapan publik didampingi tim kuasa hukumnya untuk memberikan klarifikasi.
Ia menegaskan informasi soal dirinya menyomasi sang ibu terkait persoalan finansial tidak benar.
Ratu juga mengaku prihatin karena persoalan pribadinya dengan keluarga berkembang menjadi opini liar di media sosial hingga memunculkan anggapan negatif terhadap dirinya.
Meski mengakui ada kesalahpahaman dan hubungan yang tengah merenggang dengan keluarga, ia memastikan tidak pernah mengirimkan somasi ataupun menempuh jalur hukum terhadap ibunya.
"Tidak ada somasi, saya tidak pernah mensomasi ibu saya. Dan papa saya, saya tidak pernah," cetus Ratu Sofya dengan nada penuh penekanan saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (23/5/2026).
Guna meluruskan kesimpangsiuran informasi yang telanjur menjadi konsumsi publik, tim kuasa hukum Ratu Sofya, M. Risvan, angkat bicara untuk membedah duduk perkara legalitas yang sebenarnya terjadi.
Risvan mengklarifikasi secara gamblang dokumen tertulis yang dikirimkan oleh pihak kliennya sama sekali tidak bisa dikategorikan sebagai somasi.
Dokumen tersebut merupakan sebuah surat pernyataan sikap resmi yang dibuat khusus untuk merespons langkah hukum HAS Pictures yang justru lebih dulu melayangkan somasi kepada Ratu Sofya dan ayah kandungnya.
Risvan menegaskan, poin krusial dalam lembaran surat itu bersih dari segala bentuk ancaman konsekuensi hukum, yang sejatinya menjadi elemen pembeda dan syarat mutlak dari sebuah surat somasi.
Alasan surat tersebut dikirimkan kepada sang ayah kandung bukan karena adanya perselisihan personal, melainkan murni karena urusan administratif.
Sang ayah adalah pihak legal yang menandatangani kontrak kerja sama awal dengan HAS Pictures saat proyek film tersebut dimulai.
"Jadi, kami mengirimkan surat pernyataan dan penegasan, bukan somasi. Jadi, tidak ada somasi sama sekali dari klien kami kepada orangtuanya, seperti itu," jelas kuasa hukum Ratu lainnya, Dede Rahmat, mempertegas argumentasi rekan sejawatnya.
Lebih lanjut, Pihak kuasa hukum Ratu Sofya juga sangat menyesalkan manuver publikasi yang dilakukan oleh HAS Pictures.
Mereka menyayangkan sikap rumah produksi yang terkesan sengaja menggelar konferensi pers dengan menyeret ibu kandung Ratu ke hadapan awak media, sehingga memicu narasi liar yang menyudutkan posisi sang aktris seolah-olah menjadi anak durhaka.
Dede Rahmat menegaskan kekasih dari aktor Cornelio Sunny ini merupakan sosok yang kooperatif dan sama sekali tidak berniat menolak menjalankan kewajiban promosi film Dosa.
Ratu sangat sadar bklausul promosi itu sudah terikat secara sah di dalam kontrak kerja yang ia tanda tangani.
Akan tetapi, pihak Ratu Sofya kini menuntut profesionalisme timbal balik.
Sang aktris meminta agar seluruh hak-hak finansial serta fasilitas kerja miliknya selama menjalani proses syuting yang melelahkan dipenuhi secara utuh terlebih dahulu oleh pihak produser, sebelum dirinya melangkah ke tahapan promosi produk.
"Ada hal-hal yang menurut Ratu harus terlebih dahulu terlaksana," ujarnya.
"Karena ada yang menurut Ratu selama proses menjalani syuting ada hak-hak yang belum diterima oleh Ratu," ucap Risvan.
Hal yang dimaksudkan Ratu adalah terkait honor atau fee dalam film tersebut.
Hal itu diketahui saat jumpa pers HAS Pictures bersama dengan ibunda Ratu, Intan Masthura.
Melihat kerugian moral yang ditimbulkan akibat distorsi informasi ini, tim hukum Ratu Sofya melayangkan peringatan keras kepada seluruh pihak untuk segera menghentikan penyebaran berita bohong tersebut.
"Kami meminta semua pihak yang telah menyebaran narasi somasi tersebut untuk meralatnya, dan kami tidak menutup kemungkinan menempuh upaya hukum apabila pemberitaan yang merugikan terus berlanjut," pungkas Dede Rahmat memperingatkan.
Baca juga: Anak Artis Tolak Warisan Rp 212 Miliar Milik Mendiang Ibunya karena Harus Bayar Pajak Rp 117 Miliar
Pengakuan Ibunda Ratu
Ibunda Ratu Sofya, Intan Masthura, menjelaskan honor syuting putrinya sejak awal memang ditransfer ke rekening ayah Ratu karena berkaitan dengan administrasi kontrak kerja.
"Honor kan yang tanda tangan Papanya, otomatis kan NPWP sama rekening kan harus sama, Papanya. Nah, ditransfer ke rekening Papanya," kata Intan Masthura di kawasan Kemang Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2026).
Ia menjelaskan sistem tersebut bukan hanya berlaku untuk Ratu, melainkan sudah menjadi pola kerja keluarga mereka sejak lama.
"Semua kerja sama. Anak saya yang lain juga bukan Ratu aja yang syuting, semua kami kerja sama. Jadi siapa yang syuting, itu yang nemenin," lanjutnya.
Intan pun memberikan pernyataan maafnya kepada tim produksi, yakni Reza Adhitya selaku produser karena putrinya, tidak bisa profesional dalam bekerja.
"Saya meminta maaf karena Ratu tidak mau ikut promo film. Maaf sudah mengganggu produksi ini," kata Intan Mashtura
Namun, Intan menyebut kalau Safira Ratu Sofya sudah tidak tinggal dengannya. Ia justru meminta sang anak, untuk kembali ke rumah kumpul dengan keluarga.
"Dua tahun... Mama cuma mau bilang ke Ratu, pintu rumah selalu terbuka 24 jam buat Ratu. Mau Ratu jadi bangkai pun, tinggal tulang belulang, Ratu tetap anak Mama," ucap Intan seraya menangis.
"Mama ke seberang lautan pun untuk cari Ratu akan Mama lakukan. Mama tunggu Ratu," sambungnya.
Intan pun memberikan pesan mendalam kepada kekasih Cornelio Sunny ini, agar tidak lupa dengan yang maha pencipta, atas keberkahan yang sudah didapatkan selama ini.
"Jaga salat Nak, jangan lupa setiap subuh ngaji Al-Waqi'ah kayak Mama ajarkan, setiap magrib Al-Mulk. Mama doakan selalu Ratu di sujud terakhir Mama. Semoga Ratu diselamatkan imannya terutama," jelasnya.
Intan Mashtura memberikan pesan terakhir agar Ratu Sofya pulang ke pelukannya, menjadi anak yang berbakti dan membanggakan keluarga.
"Kembali ke Mama tanpa cacat dari ujung rambut sampai ujung kaki. Ingat Nak, proses kita berangkat dari Aceh untuk menggapai cita-cita Ratu, Mama wujudkan. Papa berkorban demi kalian. Pulang Nak ya," ujar Intan Mashtura.
Baca juga: Beli Baju Artis untuk Lebaran Sekeluarga, Warga Kecewa Kain Sudah Robek setelah Dipakai 3 Jam
Niat Produser Berubah saat Ratu Sofya Layangkan Somasi
Di sisi lain, produser film Dosa, Reza Aditya, mengaku awalnya ingin bersikap tegas terkait persoalan promosi film yang tidak dijalankan oleh Ratu.
Namun sikapnya berubah setelah mendengar adanya persoalan somasi kepada orang tua sang aktris.
"Pertemuan pertama itu kita memang konsen ke situ (proses hukum), karena satu buah film terus pemeran utamanya nggak ikut promo itu kan sesuatu yang tidak elok dilihatnya," ujar Reza.
Ia mengaku sempat meminta tim hukumnya untuk mengambil langkah tegas agar Ratu menjalankan kewajiban promosi.
Namun langkah itu berubah setelah menerima laporan baru.
"Tapi ketika saya dapat laporan malah pertemuan kedua Tante sama Om (orang tua Ratu) disomasi oleh kuasa hukumnya (Ratu) untuk menyerahkan semua fee ya Tante ya? Untuk menyerahkan semua fee, saya langsung ngerem," jelasnya.
Reza mengaku tersentuh sebagai seorang ayah melihat persoalan yang berkembang menjadi urusan keluarga.
Ia bahkan tak habis pikir ketika mendengar bahwa salah satu pemainnya berani melayangkan somasi ke orang tua sendiri untuk urusan honor.
"Karena saya juga seorang ayah, jadi saya 'Oke, berarti mungkin nanti Abang (kuasa hukum) bisa dari situ kita ngerem' gitu lah," katanya.
"Tapi karena saya melihat wih anak somasi ibunya, orang tuanya ini saya jadi waduh, berarti kita ngerem dulu deh. Kita cooling down dulu, kita fokus aja ama promo," ungkap Reza.
Pihak rumah produksi filn Dosa sempat melayangkan somasi ke Ratu Sofya, dan disetujui untuk melakukan promo film tersebut sebagaimana tanggung jawab pemeran utama.
Namun setelah somasi pertama dilakukan pihak rumah produksi, belakangan diketahui lewat kuasa hukumnya Ratu juga melayangkan somasi ke orang tuanya.
Artikel sebelumnya telah tayang di Tribun Sumsel
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com
| 84 Tas Branded hingga Perhiasan Sandra Dewi Ludes Terjual Tanpa Sisa, Berlian Ditawar Rp33,1 Juta |
|
|---|
| Ahmad Dhani Bocorkan Pesta Pernikahan Putri Mulan Jameela, Sebut Royal Wedding dengan 3.000 Undangan |
|
|---|
| Sosok dan Profesi Atalla Wahid yang Bakal Nikahi Tiara Savitri Anak Mulan Jameela, Cucu Adik Gus Dur |
|
|---|
| Kisah Inspiratif Ari Lasso Tetap Eksis dan Terus Berkarya di Industri Musik, Meski Sempat Terpuruk |
|
|---|
| Erin Serahkan 14 Bukti CCTV, Bongkar Kelakuan Mantan ART Merokok di Rumah Meski Sudah Ditegur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Ratu-Sofya-bantah-somasi-ibu-perkara-honor-syuting.jpg)