Berita Terpopuler

Bola Terpopuler: Kapten Inter Milan Murka Emil Audero Dilempar Flare - Juventus Semakin Menggila

Striker Inter Milan Lautaro Martinez murka atas insiden pelemparan flare ke kiper Cremonese sekaligus timnas Indonesia Emil Audero

Tayang:
Editor: Samsul Arifin
Istimewa
BOLA TERPOPULER - Rangkuman berita bola terpopuler pada Selasa, (3/2/2026). Bola Terpopuler: Kapten Inter Milan Murka Emil Dilempar Flare - Juventus Semakin Menggila 
Ringkasan Berita:
  • Lautaro Martinez murka atas insiden pelemparan flare ke kiper Cremonese sekaligus timnas Indonesia Emil Audero. 
  • Luciano Spalletti buat Juventus semakin garang di Liga Italia 
  • Ruben Loftus-Cheek bakal menjadi striker dadakan AC Milan imbas gagal datangkan Mateti

TRIBUNJATIM.COM - Berikut kumpulan berita bola terkini dirangkum dalam berita bola terpopuler TribunJatim.com pada Selasa, 3 Februari 2026.

Berita bola terpopuler pertama, striker sekaligus kapten Inter Milan Lautaro Martinez murka atas insiden pelemparan flare ke kiper Cremonese sekaligus timnas Indonesia Emil Audero. 

Kemudian Juventus semakin menggila di tangan dingin Luciano Spalletti.  

Dan yang terakhir ada Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri yang siapkan Ruben Loftus-Cheek jadi striker imbas batal datangkan Mateti. 

Berikut ini selengkapnya berita bola terpopuler hari ini, rangkuman Tribun Jatim pada Selasa, (3/2/2026):

Baca juga: Lautaro Martinez Tak Terima Emil Audero Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kapten Inter Milan Lautaro Martinez Murka atas Insiden Flare

Insiden pelemparan petasan yang mengenai kiper Timnas Indonesia yang bermain untuk Cremonese, Emil Audero menjadi sorotan, terutama dari kapten Inter Milan, Lautaro Martinez.

Insiden itu terjadi ketika Cremonese melawan Inter Milan dalam lanjutan pekan ke-23 Liga Italia 2025/2026 di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Minggu (1/2/2026).

Petasan itu dilemparkan dari arah tribun suporter Inter Milan.

Peristiwa pelemparan petasan itu terjadi saat laga masuk menit ke-48.

Inter Milan kala itu sudah unggul 2-0 atas tim tuan rumah.

Pemain Inter Milan tengah membangun serangan dari sisi kanan pertahanan Cremonese.

Tiba-tiba ada lemparan petasan yang dilakukan dari tribun suporter Inter Milan kepada Emil Audero.

Baca juga: Tuah Tangan Spalletti, Juventus Menjelma Jadi Lebih Agresif Tempel Napoli dan AC Milan

Pada momen pelemparan tersebut berlangsung, Emil Audero sedang memberikan arahan kepada rekan setimnya.

Kiper Timnas Indonesia kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat tersebut kaget setelah petasan tersebut jatuh ke lapangan.

Emil Audero pun langsung tersungkur dan memegang kepalanya.

Sementara asap mulai mengepul di sekitar Emil Audero.

Wasit pun langsung meniup peluit untuk menghentikan pertandingan.

Pemadam kebakaran pun memasuki lapangan untuk mematikan sumber api dari petasan tersebut.

Sementara Emil Audero langsung mendapatkan perawatan intensif dari tim medis Cremonese.

===> Baca Selengkapnya

Juventus Semakin Menggila di Tangan Luciano Spalletti

Juventus tampil beda semenjak ditangani oleh pelatih Luciano Spalletti.

 Bahkan, disebut jauh lebih agresif hingga kini bisa menempel ketat Napoli dan AC Milan di klasemen Serie A Liga Italia.

Permainan si Nyonya Tua juga lebih berani, cair dan produktif di depan gawang.

Hal ini terbukti saat kemenangan telak 4-1 atas Parma di Stadio Tardini pada Senin (2/2/2026) dinihari WIB.

Pada laga tersebut, bek tengah Gleison Bremer mencuri perhatian dengan mencetak dua gol, sebuah pencapaian langka bagi pemain bertahan. 

Dua gol lainnya disumbangkan Weston McKennie lewat tendangan voli akrobatik serta Jonathan David melalui penyelesaian jarak dekat. 

Sementara itu, Parma hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol bunuh diri Andrea Cambiaso, dan gol Lois Openda di masa tambahan waktu dianulir karena offside.

Performa impresif ini memperpanjang tren positif Juventus di Serie A, dan  menempatkan mereka ke posisi empat besar berjarak satu poin dari Napoli di posisi tiga, dan dua dari AC Milan di posisi runner up.

Sejak Spalletti datang, Juventus telah mengumpulkan 30 poin, jumlah yang hanya kalah dari Inter Milan dengan 37 poin pada periode yang sama, seperti dicatatkan Opta.

Dari sisi produktivitas, Juventus juga menjadi tim kedua tersubur dengan koleksi 27 gol, hanya berada di bawah Inter yang mencetak 30 gol.

Meski begitu, Spalletti menegaskan bahwa dirinya tidak terlalu terpaku pada statistik semata. 

Menurutnya, sepak bola lebih ditentukan oleh intensitas, duel, dan kemampuan membaca momen di lapangan.

"Lebih baik tidak melihat statistik, karena sering kali itu berasal dari situasi statis yang tidak menentukan hasil."

"Sepak bola adalah tentang perubahan tempo, duel, dan bola kedua. Siapa yang lebih siap di momen-momen itu bisa memenangkan pertandingan," ujar Spalletti kepada DAZN Italia, dikutip dari Football Italia.

====> Baca Selengkapnya

AC Milan Bakal Siapkan Ruben Loftus-Cheek di Posisi Lini Depan

Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri mencari jalan tengah bila Mateta gagal didatangkan. 

Alternatif yang disiapkan Alex sapaan akrab Allegri adalah Ruben Loftus-Cheek (RLC) sebagai pendamping Nkunku di lini depan.

Pemain Internasional Inggris ini diplot sebagai tembol pemantul, tugas yang pernah diemban oleh seniornya dari Chelsea di Milan, Olivier Giroud.

Memiliki perawakan besar dan tinggi 1,91 meter, membuat RLC cukup bagi Allegri ditugaskan sebagai tembok pemantul, sekaligus eksekutor bola-bola atas seperti dilansir Tribunnews.com.

Padahal jika menilik riwayat, RLC tergolong pemain yang berkaki kaca atau mudah cedera.

Selama bermain untuk AC Milan, Loftus-Cheek sudah keluar masuk meja perawatan akibat cedera lebih dari dua kali. Terakhir periode Oktober-November tahun lalu akibat masalah otot.

Di Chelsea, dia juga sempat absen lama karena mengalami cedera robek tendon achilles. Layak dinantikan, akankah pilihan tak wajar Allegri akan dijalankan saat melawan Bologna.

Terlebih lagi AC Milan ditutut menang untuk tak tertinggal semakin jauh perolehan poinnya dari Inter Milan sebagai pemuncak klasemen. Inter dengan raihan 55 poin, unggul 8 angka atas Milan sebagai runner-up.

Rawan Gagal Karena Masalah Medis

Calciomercato melaporkan bahwa kesepakatan pembelian permanen terhadap Mateta dimana AC Milan menyodorkan nominal hampir Rp600 miliar kepada Crystal Palace.

Akan tetapi pembelian striker timnas Prancis ini rawan gagal terjadi karena masalah medis.

Dalam laporan Gazzetta dello Sport, pihak tim medis AC Milan meragukan riwayat cedera penyerang kelahiran Sevran, Prancis ini.

Bahkan AC Milan disebutkan telah mengirimkan tim medisnya ke London untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap sang striker, Senin (2/1) waktu setempat.

"Untuk mengatasi keraguan atas riwayat cedera lutut sang pemain, dokter tim AC Milan mengirimkan tim medis ke London. Misinya adalah melakukan pemeriksaan terhadap pemain asal Prancis itu secara cermat."

"Pengecekan khusus juga dilakukan untuk menentukan sejauh mana kekuatan sendi lututnya yang pernah mengalami cedera," tulis Gazzetta dalam keterangannya.

Jika dalam pengecekan tidak bermasalah, finalisasi kepindahan Mateta ke AC Milan bisa dilanjutkan. Tetapi jika hasil medis berbicara lain, hampir dipastikan rekrutan striker anyar Milan kedua akan gagal terjadi.

====> Baca Selengkapnya

 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved