Viral Bola
Protes Rumput Ketinggian hingga Wasit Ditolak UEFA, Barcelona Optimis Buru Keajaiban
Meski dua komplain ditolak, pelatih Barcelona Hansi Flick tetap percaya timnya mampu membalikkan keadaan.
Ringkasan Berita:
- Barcelona gagal mendapatkan persetujuan UEFA atas dua keberatan mereka.
- UEFA menyatakan kondisi rumput Stadion Metropolitano masih sesuai standar (26 mm dari batas maksimal 30 mm). Selain itu, keputusan wasit Istvan Kovacs terkait kartu merah Pau Cubarsi dan insiden handball dianggap sudah tepat dan tidak melanggar aturan.
- Meski dua komplain ditolak, pelatih Hansi Flick tetap percaya timnya mampu membalikkan keadaan.
TRIBUNJATIM.COM - FC Barcelona harus menerima kenyataan pahit jelang laga penentuan kontra Atletico Madrid di perempat final Liga Champions UEFA pada Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.
Dua keberatan yang diajukan kubu Blaugrana resmi ditolak oleh UEFA.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, sebelumnya menyoroti kondisi lapangan di Stadion Metropolitano.
Ia menilai rumput terlalu tinggi dan kering, yang dianggap bisa memengaruhi pergerakan bola serta meningkatkan risiko kesalahan pemain.
Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan.
Beberapa insiden sebelumnya disebut merugikan tim tamu, termasuk kesalahan pemain akibat terpeleset.
Barcelona sendiri juga merasa pernah dirugikan saat menghadapi Atletico di ajang domestik, ketika pantulan bola dinilai tidak normal.
Baca juga: Barcelona Tersingkir, Raphinha Ngamuk Bawa-bawa Kata Rampok
Baca juga: Ivan Rakitic Berubah, Dulu Main di Barcelona Kini Malah Unggulkan Real Madrid
Komplain Ditolak UEFA
Meski demikian, setelah dilakukan pemeriksaan, UEFA menyatakan kondisi lapangan masih sesuai standar.
Tinggi rumput tercatat sekitar 26 milimeter, masih di bawah batas maksimum 30 milimeter yang ditetapkan regulasi.
Tak hanya soal lapangan, protes Barcelona terkait kepemimpinan wasit Istvan Kovacs juga ditolak.
Mereka sebelumnya mempermasalahkan kartu merah untuk Pau Cubarsi serta dugaan pelanggaran handball yang tidak berujung penalti.
Menurut UEFA, klaim tersebut "tidak dapat diterima."
Mereka merasa keputusan wasit sesuai koridor.
"Setelah pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions yang digelar pada Rabu, 8 April 2026 antara FC Barcelona dan Atletico de Madrid, FC Barcelona mengajukan protes terkait keputusan wasit."
"Pada 13 April 2026, Badan Pengawas, Etika, dan Disiplin UEFA menyatakan bahwa protes tersebut tidak dapat diterima," tulis pernyataan resmi UEFA.
Baca juga: Capres Barcelona Dibilang Halu dan Tak Tahu Malu Gara-gara Janji Bisa Boyong Erling Haaland
Optimistis Mendulang Keajaiban
Setelah dua komplain mereka ditolak, Hansi Flick harus menjalani pertandingan berat apa adanya.
Dia tetap optimistis mendulang keajaiban bangkit dengan kemenangan minimal berselisih tiga gol.
"Kami harus yakin bisa melakukannya, dan saya merasa tim ini berada di jalur yang benar."
"Kami memiliki kualitas, dan dalam pertandingan melawan Atletico, kami seringkali menjadi tim yang lebih baik," ucap Flick.
Artikel telah tayang sebelumnya di BolaSport.com
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com
Barcelona
Atletico Madrid
Liga Champions
UEFA
Hansi Flick
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
| Isi Tuntutan Jose Mourinho Jika Kembali ke Real Madrid, 7 Pemain Siap Didepak |
|
|---|
| AC Milan Berpeluang Dapat Pemain Gratisan dari Bayern Muenchen |
|
|---|
| Link Live Streaming Bayern Munchen vs PSG Leg Kedua Semifinal Liga Champions, Bakal Lebih Gila |
|
|---|
| Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG di Leg Kedua Semifinal Liga Champions, Penentu Treble Winners |
|
|---|
| Berita Terpopuler: Harga Mahal Hak Siar Piala Dunia 2026 Hingga Balasan Inter Milan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Barcelona-optimis-mendulang-keajaiban-di-Liga-Champions.jpg)