Berita Terpopuler

Bola Terpopuler: Rabiot Tolak Pindah ke Klub Arab Hingga Daftar Stadion Piala Dunia 2026

Dimulai dari Rabiot menolak tawaran hengkang dari AC Milan meski diberi 3 kali gaji. Selanjutnya ada stadion ikonik di Piala Dunia 2026.

Editor: Torik Aqua
kolase/Instagram @acmilan dan laman resmi SoFi Stadium
BOLA TERPOPULER: Pemain AC Milan Adrien Rabiot menolak tawaran Arab hingga daftar stadion Piala Dunia 2026. 
Ringkasan Berita:
  1. Adrien Rabiot tolak tawaran Arab Saudi. Menolak gaji 3x lipat demi bertahan di AC Milan dan mengejar tiket UEFA Champions League.
  2. Piala Dunia 2026 & stadion ikonik. Turnamen di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada tampilkan stadion tercanggih, termahal, dan bersejarah.
  3. AC Milan jual 8 pemain, sementara Modric minta jaminan UCL, rekrutmen tepat, dan pertahankan Massimiliano Allegri.

 

TRIBUNJATIM.COM - Berita terpopuler di TribunJatim.com yang terangkum dalam bola terpopuler pada Kamis 23 April 2026.

Sejumlah berita menarik tersaji di Tribun Jatim.

Dimulai dari Rabiot menolak tawaran hengkang dari AC Milan meski diberi 3 kali gaji.

Selanjutnya ada stadion ikonik di Piala Dunia 2026.

Hingga daftar 8 pemain yang bakal dijual AC Milan.

Berikut selengkapnya:

Rabiot tak mau pindah ke Arab

Ditawari gaji selangit dari klub Arab Saudi, namun Adrien Rabiot kukuh ingin tetap di AC Milan.

Tawaran fantastis itu datang dari salah satu klub Arab Saudi.

Dilaporkan, proposal itu datang dari perantara wakil salah satu klub Arab Saudi.

Dilansir dari laporan Calciomercato, nilainya fantastis.

Baca juga: Daftar 8 Pemain yang Bakal Didepak AC Milan Demi Muluskan Proyek di Liga Champions

Rabiot ditawari gaji hingga tiga kali lipat dari penghasilannya saat ini di San Siro, yang mencapai €9,2 juta per musim.

Artinya, ia berpeluang mengantongi sekitar €27,6 juta dalam satu musim, angka yang sangat menggiurkan bagi pemain mana pun.

Namun, Rabiot memilih jalan berbeda.

Ia menolak tawaran tersebut dan menegaskan tidak tertarik untuk pindah, khususnya ke Liga Arab Saudi.

Fokusnya saat ini tetap bersama AC Milan di bawah arahan pelatih Massimiliano Allegri.

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Rabiot masih memiliki ambisi besar bersama Rossoneri, termasuk membawa tim kembali bersaing di Liga Champions dan meraih trofi bergengsi.

AC Milan saat ini berada di posisi kedua dengan koleksi 66 poin dari 33 laga, unggul delapan angka dari Como di peringkat kelima.

Dengan lima laga tersisa, AC Milan setidaknya membutuhkan tiga kemenangan untuk mengunci tiket Liga Champions.

Sikap ini juga menjadi sinyal kuat bahwa uang bukan satu-satunya faktor penentu dalam kariernya.

Di tengah tren banyak pemain Eropa yang tergoda pindah ke Timur Tengah, Rabiot justru memilih stabilitas, ambisi olahraga, dan peran penting dalam tim.

Menariknya, situasi ini bisa berujung pada langkah lanjutan dari pihak klub.

AC Milan disebut mempertimbangkan untuk mengamankan masa depan Rabiot melalui kontrak baru sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas dan kontribusinya.

Di saat banyak pemain tergoda oleh tawaran besar, keputusan Rabiot menjadi pengecualian, sebuah pernyataan bahwa ambisi dan proyek tim masih mampu mengalahkan godaan finansial.

Adrien Rabiot sendiri baru didatangkan AC Milan dari Olympique de Marseille pada musim ini.

Ia tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi di Serie A.

Dari 27 penampilan, Rabiot telah mencatatkan enam gol dan lima assist sebagai gelandang Milan.

Adaptasi yang cepat itu tak lepas dari peran Rabiot yang pernah mencicipi kompetisi Serie A.

Sebelumnya, Rabiot juga pernah membela Juventus pada periode 2019–2024 dan turut meraih gelar Liga Italia serta dua trofi Coppa Italia.

Sementara itu, Rabiot memang tak terdaftar dalam pemain yang akan dibuang AC Milan di bursa transfer musim panas 2026.

AC Milan sudah merancang daftar 8 pemain yang akan ditendang dari San Siro, dikutip dari SempreMilan.

Delapan pemain tersebut adalah Lorenzo Torriani (kiper), David Odogu (bek), Pervis Estupinan (bek), Youssouf Fofana (gelandang), Ruben Loftus-Cheek (gelandang), Rafael Leao (winger), Santiago Gimenez (striker), dan striker Niclas Fullkrug (pengembalian peminjaman).

Daftar stadion Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. 

Dalam pesta sepak bola sejagat edisi ke-23 itu tak hanya soal pemain saja yang menarik, melainkan juga stadion yang akan digunakan untuk pertandingan.

Terdapat 16 stadion terpilih untuk pertandingan Piala Dunia 2026.

Dari 16 stadion terpilih, tiga di antaranya mencuri perhatian karena keunggulannya masing-masing.

SoFi Stadium, Stadion Tercanggih

Pertama yakni SoFi Stadium di Los Angeles.

Berkapasitas 70 ribu penonton, stadion yang dibuka pada 2020 itu bakal menghelat delapan pertandingan Piala Dunia 2026.

SoFi Stadium diklaim sebagai stadion tercanggih dengan menampilkan teknologi mutakhir.

Di sana terdapat layar video oval dua sisi berukuran 70 ribu kaki persegi yang tergantung di atas lapangan.

Layar raksasa bernama Infinity Screen tersebut memastikan visual luar biasa dari setiap kursi.

Lebih keren lagi, SoFi Stadium dilengkapi kanopi tembus pandang dari material Ethylene Tetrafluoroethylene (ETFE) yang memungkinkan cahaya alami masuk.

Kemudian teknologi roll rumput memungkinkan lapangan diganti atau disiapkan dengan cepat.

Bagi para penonton, tidak perlu mengkhawatirkan koneksi internet karena terdapat jaringan Wi-Fi kecepatan tinggi dari Cisco.

Stadion ini berfokus pada fan experience (pengalaman penggemar) dengan menyediakan fasilitas premium serta teknologi tercanggih.

Baca juga: Pekerja Stadion Venue Piala Dunia 2026 Bersatu, Ancam Mogok Kerja Demi Hak

MetLife Stadium, Stadion Termahal

Lanjut tempat lainnya, masih di Amerika Serikat, ada MetLife Stadium.

Arena kebanggaan warga New Yersey itu punya atmosfer paling luar biasa.

MetLife Stadium dijadwalkan menggelar delapan pertandingan Piala Dunia 2026, termasuk final.

Dengan perkiraan biaya pembangunan sebesar 1,6 miliar dolar AS (Rp 27,4 triliun), MetLife Stadium menjadi stadion termahal di Amerika Serikat.

Selanjutnya, mari kita beralih ke Meksiko.

Baca juga: Cara Mendaftar Lisensi Nobar Piala Dunia 2026 dan Rincian Biayanya

Estadio Azteca, Stadion Bersejarah

Mereka punya stadion kebanggaan bernama Estadio Azteca. 

Arena tersebut menjadi saksi kehebatan Diego Maradona bersama timnas Argentina dalam Piala Dunia 1986.

Pada perempat final, sang legenda menjebol gawang Inggris yang merupakan gol paling fenomenal sepanjang sejarah Piala Dunia

Maradona meliuk-liuk di atas lapangan Estadio Azteca, berlari dari garis tengah hingga kotak penalti sambil melewati beberapa musuh, lalu menggocek kiper. 

Kemudian dia menuntaskan aksinya dengan menceploskan bola ke gawang kosong. 

Setelahnya, Maradona kembali menggebuk Inggris dengan gol paling kontroversial menggunakan tangan. 

Maradona kembali ke stadion yang sama guna menghadapi Jerman Barat dalam partai final.

Hasilnya, El Diego membawa Tim Tango ke podium juara. 

Baca juga: 4 Aturan Baru di Piala Dunia 2026, Pergantian Pemain Diberi Waktu Cuma 10 Detik

Harga Tiket Piala Dunia 2026 

Sementara itu selain stadium, soal pertiketan juga menarik dibahas.

FIFA atau Federasi Sepak Bola Dunia menaikkan harga tiket Piala Dunia 2026 untuk partai puncak meningkat lima kali lipat lebih dari edisi 2022.

Dilansir The Guardian via BolaSport.com, FIFA menaikkan harga tiket final Piala Dunia 2026 ke angka 10.990 dolar AS atau setara Rp186 juta menurut kurs saat ini.

Angka tersebut merupakan harga tiket tertinggi yang dijual mereka saat merilis gelombang baru tiket untuk dijual pada Rabu (1/4/2026) kemarin.

Disebutkan harga ini meningkat drastis dari harga yang diumumkan saat gelombang penjualan tiket sebelumnya.

Sebelumnya, FIFA mematok harga tiket kategori tertinggi untuk final berada di angka 8.680 dolar AS atau ekuivalen dengan Rp147,2 juta.

Tak hanya untuk kategori tertinggi, mereka juga menaikkan harga tiket untuk kategori 2 dan 3.

Pada Desember lalu, harga tiket di kategori 2 berada di angka 5.575 dolar AS atau Rp95,5 juta dan kategori 3 sebesar 4.185 dolar AS (Rp70,9 juta).

Tetapi per April ini, harga tersebut meningkat, di mana tiket kategori 2 menjadi 7.380 dolar AS (Rp125 juta) dan kategori 3 menjadi 5.785 dolar AS (Rp98 juta).

Kenaikan ini terbilang gila-gilaan, mengingat empat tahun sebelumnya atau di edisi 2022, harga tiket final masih terjangkau.

Alasan Kenaikan Harga Drastis

Pada final Piala Dunia 2022, FIFA hanya mematok harga tiket tertinggi di angka 1.600 dolar AS saja atau sekitar Rp27 juta menurut kurs saat ini.

Meningkatnya harga tiket ini tak lepas dari model penetapan harga secara dinamis yang diterapkan FIFA sejak jauh-jauh hari.

Model ini sempat menuai protes dari banyak pihak karena harga dapat naik dan turun tergantung permintaan.

Induk sepak bola dunia itu mengaku model ini digunakan karena keuntungan tiket ditujukan untuk membantu sepak bola akar rumput di seluruh dunia.

Selain mengambil keuntungan dari penjualan tiket secara langsung, FIFA juga mengambil keuntungan sebesar 15 persen dari tiket yang dijual secara ritel.

Sebanyak 48 tim dipastikan akan bertanding di Piala Dunia 2026.

Total 48 tim peserta telah event empat tahunan itu telah dipastikan seiring berakhirnya babak play-off di zona Eropa dan interkontinental.

Dari play-off zona Eropa, tercatat ada empat tim yang sukses merebut empat tiket ke Piala Dunia 2026.

Keempat tim tersebut adalah Bosnia & Herzegovina (jalur A), Swedia (jalur B), Turki (jalur C), dan Republik Ceko (jalur D).

Sementara dari play-off zona interkontinental, dua tim dipastikan lolos dan melengkapi 48 tim peserta.

Dua tim tersebut adalah Republik Demokratik Kongo dari zona Afrika (CAF) dan Irak dari zona Asia (AFC).

Sebagian artikel telah tayang di BolaSport.com

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Daftar 8 pemain yang bakal didepak AC Milan

Berikut daftar 8 pemain yang direncanakan bakal didepak oleh AC Milan.

Langkah ini bertujuan agar langkah AC Milan di Liga Champions berjalan mulus.

Sejumlah pemain dari daftar 8 orang itu akan masuk di daftar jual AC Milan pada bursa transfer musim panas Juli 2026.

Massimilino Allegri juga sudah berencana melakukan perombakan skuad.

Terlebih, AC Milan kini masih mengejar posisi untuk masuk ke zona Liga Champions.

Baca juga: Dilema AC Milan, Incar Striker Muda Masa Depan atau Penyerang Gaek Berpengalaman

Max Allegri dipatok untuk membawa AC Milan finis di zona Liga Champions, setelah musim 2024/2025 menutup musim di peringkat 8 klasemen.

Kini, AC Milan membutuhkan 9 poin dari lima pertandingan sisa Serie A 2025/2026 untuk menjamin partisipasinya di Liga Champions 2026/2027.

AC Milan kini berada di peringkat kedua dengan raihan poin 66, atau berjarak 12 angka dari Inter Milan sebagai capolista alias pemuncak klasemen sementara.

Melihat situasinya, AC Milan memilih realistis untuk mengamankan tiket lolos ke Liga Champions ketimbang mengejar Inter Milan.

Di sisi lain, Max Allegri juga sudah merinci siapa saja pemain yang dipertahankan dan dijual dalam proyek comeback mereka di UEFA Champions League.

Menukil dari laman SempreMilan, setidaknya ada 8 pemain yang akan dijual Rossoneri di bursa transfer musim panas 2026.

8 pemain masuk daftar penjualan AC Milan di musim panas 2026

Lorenzo Torriani (kiper)

David Odogu (bek)

Pervis Estupinan (bek)

Youssouf Fofana (gelandang)

Ruben Loftus-Cheek (gelandang)

Rafael Leao (winger)

Santiago Gimenez (striker)

Niclas Fullkrug (striker) (pengembalian peminjaman)

Pertaruhan Luka Modric

Khusus Luka Modric, gelandang asal Kroasia ini akan habis kontrak setelah musim 2025/2026 rampung. Rossoneri tidak berencana membiarkan mantan pemain Spurs dan Real Madrid ini keluar dari San Siro.

Bak gayung bersambut, sang pemain bersedia untuk bertahan lebih lama di AC Milan.

Tetapi menukil dari laman Calciomercato, ada syarat yang diajukan Luka Modric untuk mau menandatangani kontrak baru.

Luka Modric tidak mengajukan syarat menyoal besaran gaji. Hal itu bukan menjadi indikatornya untuk mau memperpanjang masa bakti di Milan.

Sebaliknya, syarat pertama adalah pihak manajemen bisa menjamin AC Milan bermain di Liga Champions musim depan.

Syarat kedua, Luka Modric ingin manajemen tidak asal-asalan dalam merekrut pemain baru, sehubungan dengan kembalinya mereka ke kompetisi kasta tertinggi di Eropa.

Oleh karena itu, Modric menginginkan dirinya dilingkari oleh deretan pemain yang dianggap cakap untuk berjuang bahu-membahu bersamanya di Liga Champions.

Syarat terakhir ialah mempertahankan Massimiliano Allegri.

Dilaporkan, Modric cocok dengan gaya kepemimpinan Allegri. Di tengah kabar sang pelatih diincar FIGC sebagai kandidat pelatih baru timnas Italia, Modric enggan berpisah dari sang juru taktik.

Terlebih, beberapa waktu lalu manajemen ingin mengakhiri kerja sama dengan Allegri setelah musim 2025/2026 berakhir.

Kini, melihat situasinya dengan Modric mau bertahan di AC Milan dengan 3 syarat yang diajukan, praktis manajemen hanya bisa mengontrol dua permintaan.

Selain menjamin tempat Massimiliano Allegri aman, manajemen AC Milan juga wajib tidak grasak-grusuk dalam pembelian pemain baru, dalam mendukung proyek mereka comeback ke Liga Champions.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved