Napak Tilas Isyarah NU: Ribuan Peserta Sambangi Kantor PCNU Surabaya

Sekira seribu orang peserta Napak Tilas Isyarah Pendirian Nahdlatul Ulama mengunjungi kantor PCNU Surabaya, Minggu (4/1/2026) sore.

Tayang:
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Sudarma Adi
Tribun Jatim Network/Yusron Naufal Putra
NAPAK TILAS - Rombongan peserta Napak Tilas Isyarah Pendirian Nahdlatul Ulama saat mengunjungi kantor PCNU Surabaya, Minggu (4/1/2026) sore. Sejumlah tokoh NU menyambut langsung rombongan.  

Ringkasan Berita:
  • Esensi: Mengenang jasa KH As’ad Syamsul Arifin dalam membawa isyarah (tongkat & tasbih) pendirian NU.
  • Lokasi Penting: Kantor PCNU Surabaya di Jalan Bubutan merupakan kantor PBNU pertama.
  • Partisipasi: Diikuti belasan ribu peserta dari dalam dan luar Jawa Timur.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sekira seribu orang peserta Napak Tilas Isyarah Pendirian Nahdlatul Ulama mengunjungi kantor PCNU Surabaya, Minggu (4/1/2026) sore.

Ini menjadi titik persinggahan dari rombongan napak tilas yang sejak pagi berangkat dari Ponpes Syaikhona Kholil Bangkalan. 

Kantor PCNU Surabaya yang berada di Jalan Bubutan ini merupakan salah satu tempat bersejarah bagi NU. Sebab, merupakan kantor PBNU pertama.

Baca juga: Tak Ada Perayaan Besar Sampah Malam Tahun Baru di Surabaya Turun Drastis, Hanya 5 Ton

Rute Perjalanan: Dari Bangkalan Menuju Tebuireng

Rombongan napak tilas ini singgah di Kantor PCNU Surabaya sebelum menuju ke Pondok Pesantren Tebuireng Jombang sebagai tujuan perjalanan. 

Sebagai informasi, napak tilas ini menggambarkan sejarah KH As’ad Syamsul Arifin yang membawa isyarat dari Syaikhona Kholil Bangkalan berupa tongkat dan tasbih untuk disampaikan kepada KH Hasyim Asy’ari sebagai tanda restu pendirian Jam’iyyah Nahdlatul Ulama.

“Alhamdulillah, kami sejak jam 6:30 WIB pagi dari Bangkalan bersama seluruh rombongan ada ribuan peserta berangkat kemudian tiba di Kamal dari Kamal kemudian ke Ampel dari Ampel kemudian ke kantor PCNU Surabaya ini,” kata Ahmad Fadhail, Sekretaris Pondok Pesantren Sukorejo Situbondo, sebagai salah satu peserta.

Di Kantor PCNU Surabaya, rombongan ini ditemui oleh sejumlah tokoh dan kiai NU. Selain jajaran pengurus PCNU Surabaya, juga nampak hadir Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua PBNU Khofifah Indar Parawansa. Selain refleksi dan ramah tamah, di Kantor PCNU Surabaya ini juga digelar doa bersama. 

Berdasarkan penuturan panitia, napak tilas ini diikuti oleh sekitar 14 ribu peserta aktif. Namun, jumlah ini bisa lebih dengan simpatisan yang turut mengiringi di berbagai titik yang dilewati atau disinggahi rombongan hingga nanti sampai di Jombang. Tak hanya Jawa Timur, sejumlah peserta juga datang dari luar daerah. 

Ahmad Fadhail mengatakan, melalui napak tilas ini ia bersama rombongan yang lain ingin melakukan refleksi mengenai pendirian Nahdlatul Ulama. “Mudah-mudahan dengan merefleksikan ini semua, kita akan menjadi Nahdiyin yang bisa meneladani,” terang Fadhail.

Seusai dari PCNU Surabaya, rombongan lalu melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Gubeng untuk bertolak ke Jombang menggunakan kereta api.

Setibanya di Jombang, peserta rencananya akan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Pondok Pesantren Tebuireng.

Baca juga: 4.469 Wanita di Surabaya Gugat Cerai Suami, Warga Kalangan Atas Dipicu Karena Perselingkuhan

Sementara itu, Ketua PCNU Surabaya, H. Ir. Masduki Toha, menegaskan bahwa Napak Tilas Isyaroh NU tersebut memiliki makna strategis bagi keberlanjutan perjuangan jam’iyyah.

“Napak tilas ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan ruhani dan ideologis. Dari Bangkalan, Surabaya, hingga Tebuireng, kita diajak untuk memahami bahwa NU lahir dari adab, restu ulama, dan pengorbanan besar,” ujarnya kepada wartawan. 

Persinggahan di Kantor PCNU Surabaya yang juga merupakan kantor lama PBNU ini menjadi pengingat penting bagi warga NU lintas generasi.

“Generasi NU hari ini wajib melanjutkan khidmah tersebut dengan tetap berpegang teguh pada nilai Ahlussunnah wal Jama’ah serta komitmen kebangsaan,” tambahnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved