Wali Kota Surabaya Ajak NU Terlibat Pembinaan Anak Muda di Tingkat RW
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya bersinergi membangun religiusitas dan SDM
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Eri Cahyadi mengajak Nahdlatul Ulama (PCNU Surabaya) bersinergi membangun religiusitas dan SDM.
- NU didorong terlibat dalam pembinaan generasi muda di tingkat RW
- Eri menekankan pembangunan kota harus dilakukan secara kolektif, bukan hanya oleh pemerintah
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Koloway
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya bersinergi membangun religiusitas dan sumber daya manusia (SDM) di Kota Pahlawan.
Ajakan itu disampaikan Eri saat menghadiri kegiatan halal bihalal di Kantor PCNU Surabaya.
Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan kota, khususnya pembinaan generasi muda.
"Saya ingin menggerakkan Surabaya ini dengan akidah Islam Ahlussunnah wal Jamaah," kata Eri pada acara yang berlangsung Minggu (12/4/2026) tersebut.
Ia menilai, NU dapat mengambil peran dalam mendampingi program pembinaan anak muda di tingkat RW yang mendapat dukungan anggaran Rp5 juta per bulan. "Saya berharap NU atau Ansor bisa mendampingi program ini," ujarnya.
Eri menegaskan, keberhasilan pembangunan Surabaya bukan hanya ditentukan kepala daerah, tetapi keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
"Kalau ditanya wali kotanya siapa lalu dijawab Eri Cahyadi, berarti saya belum berhasil. Artinya pembangunan Surabaya belum dilakukan secara kolektif bersama," imbuhnya.
Baca juga: Potensi PAD Surabaya Rp8,3 Triliun, Eri Cahyadi Pasang Alat Khusus untuk Pantau Pajak Perusahaan
Pada kegiatan tersebut turut hadir Rais Syuriah PCNU Surabaya KH Dzul Hilmi, Ketua PCNU Surabaya Masduki Toha, Sekda Kota Surabaya Lilik Arijanto, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Hadir pula perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan, seperti Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Surabaya, tokoh agama Kristen dan Katolik, hingga perwakilan partai politik.
Di sisi lain, Ketua PCNU Surabaya Masduki Toha menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah. Menurut dia, NU memiliki jaringan luas hingga tingkat akar rumput dan peran strategis dalam menjawab persoalan umat.
Ia juga menyoroti tingginya angka kriminalitas di Surabaya, termasuk kasus pencurian kendaraan bermotor. "Kasus pencurian motor bukan seribu, tapi tiga ribu. Ini harus menjadi perhatian bersama untuk menjaga Surabaya. Maka NU harus mampu memahami berbagai persoalan umat," kata Masduki.
| Kendaraan Wisatawan Asal Surabaya Dirusak saat Berlibur di Malang, Polisi: Masih Diselidiki |
|
|---|
| KINETIK Hub Perkuat Ekonomi Hijau Inklusif, Libatkan UMKM hingga Penyandang Disabilitas |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Jalan Ngagel Surabaya, Pemotor Suzuki Satria Fu Tewas Tabrak Mobil |
|
|---|
| Bank Jatim Grand Launching JConnect Versi Terbaru, Hadirkan 36 Fitur Super Apps Digital |
|
|---|
| Arif Fathoni: Dorong Pasar Tunjungan Jadi Destinasi Pasar Wisata Ikonik di Surabaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Eri-Cahyadi-mengajak-Pengurus-Cabang-Nahdlatul-Ulama-PCNU-Surabaya.jpg)